Musim Kemarau, BPBD Tanjungpinang Supply 25 Ton Air
- 02 Feb 2026 15:32 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Musim kemarau di Kota Tanjungpinang telah menyebabkan kekeringan di beberapa daerah. Hal ini yang menjadi prioritas utama BPBD Tanjungpinang dalam membantu masyarakat di Tanjungpinang.
Kepala BPBD Kota Tanjungpinang, M. Yamin mengatakan, bahwa saat ini tercatat sekitar 4 daerah yang mengalami kekeringan yang meminta supply air. Seperti Kelurahan Kampung Bugis, Senggarang, Batu 9 sekitar Bundaran Naga, dan Perumahan Gria depan pom bensin Batu Delapan.
”Semalam kami mensupply ke Perumahan Gria dari jam 5.30 sampai maghrib,” ujar M. Yamin, Senin 2 Februari 2026.
Yamin menjelaskan, berdasarkan keluhan masyarakat, rata – rata kekeringan ini disebabkan oleh sumur yang kering dan juga oleh air PDAM yang tidak mengalir. Menurutnya, air yang diberikan merupakan air untuk penggunaan sehari-hari bukan sebagai konsumsi, sehingga apabila ingin dikonsumsi harus dimasak dahulu.
”Memang jangan diminum, karena harus dimasak dulu, karena air itu diperuntukan untuk mandi, menyuci, cuci piring dan sebagainya,” ucapnya.
Yamin mengungkapkan, bahwa sudah 3 minggu melakukan supply air kerumah-rumah warga. Selain mengambil air dari Sumur di BPBD, pihaknya juga mengambil air dari PDAM Sungai Pulai.
”Dalam kekeringan ini kita udah hampir tiga minggu sudah supply,” tuturnya.
Ia menambahkan, dalam sehari BPBD Kota bisa menyalurkan sekitar 25 Ton air. Air tersebut tidak hanya di salurkan kepada masyarakat saja tetapi juga untuk pemerintahan seperti Lapas Rumah Tahanan (Rutan), taman, perkantoran, serta Damkar.
”Dengan kapasitas stok kita, bisa membantu Damkar, bisa membantu warga, lalu bisa menyiram tanaman, dan Lapas,” katanya, mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....