Wali Kota Tanjungpinang Tekankan Makna Isra Miraj

  • 21 Jan 2026 13:10 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang menggelar Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah di Masjid Agung Al-Hikmah Kota Tanjungpinang. Kegiatan ini sebagai wadah untuk memantapkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, Selasa, 20 Januari 2026 Malam.

Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, mengatakan, dalam era perkembangan zaman saat ini perlunya sesuatu yang memberikan dampak positif bagi peningkatan kinerja dan pelayanan terhadap masyarakat. Hal ini agar hidup menjadi berkah untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

”ini agar bisa memberikan dampak positif untuk peningkatan kinerja dan pelayan keapda masyarakat,” ujar Lis Darmansyah.

Lis berharap, kegiatan Isra Miraj ini bukan sekedar peringatan ceremonial saja. Akan tetapi dapat memberikan niat untuk memperbaiki akhlak dan ibadah baik Aparatur Pemerintah maupun masyarakat di kehidupan sehari-hari.

”Tetapi lebih kepada niat nawaitu kita untuk memperbaiki akhlak dan ibadah kita dalam melaksanakan kehidupan sehari-hari,” ucapnya.

Penceramah, Ustaz. Hasby Asshidiqie, dalam tausiyah nya menjelaskan, bulan rajab merupakan bulan yang mulia. Hal ini karena Nabi Muhammad SAW melakukan Isra Miraj.

“Bulan rajab adalah bulan yang mulia, yang dimana baginda Rasulullah SAW di isra dan di mi'rajkan oleh Allah SWT,” ujar Ustaz. Hasby Asshidiqie.

Ustaz. Hasby menyebut, terjadinya Isra Miraj dikarenakan 2 peristiwa, yang pertama karena Rasullah SAW mengalami kesedihan mendalam akibat wafatnya istri tercinta yaitu Khadijah. Peristiwa kedua pada tahun yang sama wafatnya paman tercinta yaitu Abu Thalib.

Oleh karena itu, Uztaz. Hasby mengajak kepada jemaah untuk tidak berlarut-larut dalam kesedihan, karena sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. Ia juga mengingatkan, agar selalu berbahagia karena kebahagiaan sejati tidak terletak pada popularitas akan tetapi kedekatan hamba dengan Allah SWT dengan melakukan salat yang khusyuk serta memperpanjang rukuk dan sujud.

”ilmu dari peristiwa Isra dan Mi'raj adalah jangan terlampau sedih dan jangan terlampau berduka, secukupnya saja,” katanya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....