Absen Juara Selama 7 Dekade, Piala Dunia 2026 Jadi Titik Kebangkitan Uruguay?

  • 10 Jun 2026 15:55 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Uruguay kembali hadir di Piala Dunia 2026 dengan status sebagai salah satu tim yang paling menarik untuk diperhatikan. Meski berasal dari negara yang berpenduduk hanya sekitar 3,5 juta jiwa, Uruguay memiliki sejarah sepak bola yang luar biasa dan selalu mampu bersaing dengan negara-negara yang jauh lebih besar. Dengan kombinasi pemain berpengalaman dan generasi muda yang meyakinkan, tim dengan julukan "La Celeste" datang ke Amerika Utara dengan harapan untuk kembali menjadi kekuatan utama di panggung sepak bola dunia.

Dilansir dari Reuters, Uruguay menunjukkan perkembangan signifikan dalam beberapa tahun terakhir sejak dipimpin oleh pelatih Marcelo Bielsa. Permainan mereka menjadi lebih agresif, dinamis, dan modern tanpa kehilangan identitas khas sepak bola Uruguay yang terkenal dengan semangat juang tinggi dan disiplin taktik. Dengan segala perkembangan tersebut, Piala Dunia 2026 bisa menjadi salah satu peluang terbaik Uruguay untuk kembali melangkah jauh setelah beberapa tahun terakhir selalu tampil kompetitif di level internasional.

Uruguay memiliki tempat yang sangat istimewa dalam sejarah sepak bola dunia. Mereka adalah juara Piala Dunia pertama yang digelar pada tahun 1930. Saat itu, Uruguay menjadi tuan rumah sekaligus berhasil mengalahkan Argentina di final untuk memenangkan gelar juara dunia pertama dalam sejarah. Dua puluh tahun kemudian, Uruguay kembali mencatatkan namanya dalam sejarah dengan menjuarai Piala Dunia 1950 setelah mengalahkan Brazil yang juga menjadi tuan rumah.

Setelah era kejayaan tersebut, Uruguay cukup jarang melangkah jauh di beberapa seri Piala Dunia berikutnya. Prestasi terbaik Uruguay adalah pada 2010, ketika mereka mencapai semifinal sebelum akhirnya finis di posisi keempat. Meskipun begitu, Uruguay cukup sukses di kompetisi Copa America, karena mereka telah mengoleksi 15 gelar dan hanya tertinggal 1 gelar dari Argentina sebagai pemegang gelar terbanyak.

Secara skuad, skuad Urguay terbilang cukup seimbang antara jumlah pemain senior dan pemain mudanya. Di bawah mistar, Sergio Rochet masih akan menjadi pilihan pertama yang akan diiringi oleh Santiago Mele dan Fernando Muslera sebagai opsi tambahan. Di lini belakang, kapten tim Jose Maria Gimenez akan menjadi pusat pertahanan utama tim dan akan dibantu nama-nama yang cukup menarik perhatian seperti Ronald Araujo, Maxi Araujo, hingga Mathias Olivera.

Lini tengah mungkin akan menjadi pusat permainan dari Uruguay. Di lini tengah ini, banyak pemain-pemain yang selalu menjadi starter di klub elite Eropa tempat mereka bermain. Nama-nama tersebut diantaranya Manuel Ugarte, Rodrigo Bentacur, hingga Federico Valverde dari Real Madrid. Meski tidak semegah lini lainnya, line depan Uruguay cukup menjanjikan dengan adanya pemain berpengalaman seperti Darwin Nunez, Brian Rodriguez, hingga Agustin Cannobio.

Pada Piala Dunia 2026 ini, Uruguay tergabung di Grup H bersama Spanyol, Arab Saudi, dan Tanjung Verde (Cape Verde). Arab Saudi dan Tanjung Verde pastinya tidak lebih diunggulkan ketika bertemua dengan Uruguay. Namun Spanyol, pertemuan antara keduanya diharapkan akan menyajikan duel yag menarik karena keduanya sangat diunggulkan untuk lolos ke babak selanjutnya dari grup ini. Jika berhasil menang dari Spanyol, Uruguay otomatis memiliki kesempatan besar untuk melaju ke babak selanjutnya.

Jika Uruguay mampu mempertahankan konsistensi permainan dan menghindari cedera pemain inti, peluang mereka untuk lolos ke babak akhir akan menjadi semakin realistis. Piala Dunia 2026 ini menjadi kesempatan bagi La Celeste untuk membuktikan bahwa masa kejayaan mereka bukanlah hanya sejarah semata. Berbekal pengalaman, skuad berkualitas, dan sentuhan Marcelo Bielsa, Uruguay siap kembali untuk memburu kejayaan di panggung terbesar sepak bola dunia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....