Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Last Dance Messi Gagal Berakhir Indah

  • 20 Jul 2026 08:12 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Spanyol resmi keluar sebagai juara Piala Dunia 2026, setelah mengalahkan Argentina di partai final. Gelar juara kali ini sekaligus menjadi gelar juara yang kedua kalinya, setelah mereka terakhir kali menjadi pemenang pada Piala Dunia 2010. Kemenangan ini Spanyol dapatkan melalui gol tunggal oleh Nico Williams yang berhasil dicetak pada menit ke-106.

Argentina datang ke pertandingan ini sebagai salah satu tim yang diunggulkan untuk keluar sebagai juara. Di atas kertas, Argentina memang menunjukkan performa yang luar biasa sepanjang penampilan mereka di Piala Dunia 2026 ini. Sebelum kalah atas Spanyol, mereka bahkan berhasil sampai ke partai final tanpa merasakan satu kali pun kekalahan.

Dilansir dari ESPN, Spanyol justru bukanlah pilihan pertama tim yang diunggulkan untuk menjadi juara pada Piala Dunia 2026 ini. Performa mereka juga tidak terlihat meyakinkan pada awal Piala Dunia 2026 berjalan. Ditahan imbang tanpa gol oleh Tanjung Verde yang dianggap sebagai tim antah-berantah, membuat publik sempat ragu bahwa Spanyol akan melangkah jauh pada Piala Dunia 2026 ini.

Spanyol kemudian mulai menunjukkan peningkatan performa yang signifikan, ketika mereka menang dari Arab Saudi dengan skor 4-0. Seakan telah berkembang, Spanyol seterusnya berhasil mengakhiri semua pertandingan mereka dengan hasil akhir kemenangan. Perjalanan Spanyol tentunya tidak mudah, karena mereka harus mengalahkan lawan-lawan kuat seperti Portugal, Belgia, hingga Prancis untuk sampai ke partai final.

Dilansir kembali dari ESPN, performa Spanyol terlihat sangat meyakinkan pada pertandingan partai final ini. Mereka bahkan telah memberikan tekanan kepada Argentina dari menit-menit awal, termasuk tembakan dari Lamine Yamal di menit ke-5 ke arah gawang Argentina. Meski dapat ditahan oleh penjaga gawang Argentina, Emiliano Martinez, Spanyol tetap memberikan tekanan lewat tembakan-tembakan penting berikutnya dari pemain mereka.

Serangan demi serangan dilancarkan Spanyol ke arah Argentina, namun semuanya dapat digagalkan. Dengan begitu, babak pertama pertandingan ini pun harus berakhir dengan skor 0-0 tanpa gol. Kartu kuning pun sempat didapatkan Argentina, lewat pelanggaran yang dilakukan oleh Lisandro Martinez pada menit ke-41.

Seakan tidak menyerah, Spanyol terus memberikan serangan bertubi-tubi ke arah gawang Argentina. Banyak kesempatan penting yang terjadi, namun gol belum juga terjadi hingga pelut penanda berakhirnya babak kedua ditiupkan. Argentina juga mendapatkan kartu merah untuk Enzo Fernandez, setelah kartu kuning ke-2 yang didapatkan melalui pelanggaran di menit 90+3.

Argentina yang bermain dengan 10 pemain, terlihat semakin kewalahan menghadapi serangan demi serangan yang dilancarkan oleh Spanyol. Tembakan dari Nico Williams sempat menembus pertahanan Emiliano Martinez pada menit ke-95. Namun, gol tersebut tidak terhitung, karena sebuah pelanggaran yang lebih dulu terjadi.

Spanyol akhirnya berhasil memecah kebuntuan, lewat gol dari Ferran Torres pada menit ke-106 dengan umpan yang apik dari Nico Williams. Meski tidak menghasilkan gol tambahan, Spanyol masih terus memberikan serangan ke Argentina. Argentina sebenarnya sempat mendapatkan peluang melalui tembakan dari Lionel Messi di menit ke-117, namun berhasil ditahan oleh Unai Simmon.

Gol dari Ferran Torres menjadi satu-satunya gol yang terjadi pada pertandingan ini dan sekaligus membawa Spanyol meraih gelar Juara Dunia untuk yang ke-2 kalinya. Sejarah seakan kembali terulang, karena Spanyol juga berhasil memenangkan gelar Juara Dunia pada tahun 2010 lewat kemenangan dengan skor sama yaitu 1-0. Setelah 16 tahun, Spanyol kembali membuktikan bahwa mereka memang layak dianggap sebagai salah satu pilar sepak bola dunia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....