Kroasia Masih Bersama Modric di Piala Dunia 2026

  • 09 Jun 2026 11:33 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Ketika berbicara tentang negara yang kerap melampaui ekspektasi di panggung sepak bola dunia, Kroasia hampir selalu menjadi salah satu contoh terbaik. Negara berpenduduk kurang dari empat juta jiwa ini terus membuktikan bahwa besar kecilnya suatu negara bukanlah penentu kesuksesan di sepak bola. Dalam 2 seri Piala Dunia terakhir, Kroasia berhasil meraih posisi runner-up pada 2018 dan berakhir di peringkat 3 pada 2022, hal tersebut membuat mereka menjadi salah satu tim paling konsisten di turnamen ini dalam 2 dekade terakhir.

Pada Piala Dunia 2026 di Amerika Utara, Kroasia datang kembali untuk mewujudkan ambisi besar mereka. Meski tidak lagi diperkuat oleh susunan pemain yang sama seperti delapan tahun lalu, tim yang dipanggil dengan julukan "Vatreni" ini masih memiliki kombinasi pengalaman dari pemain senior dan talenta muda yang membuat mereka masih layak diperhitungkan sebagai salah satu kuda hitam pada turnamen.

Dilansir dari FIFA, Kroasia juga sebenarnya masih belum terlalu lama bermain di Piala Dunia, karena mereka pertama kali berpartisipasi pada Piala Dunia 1998 di Prancis. Sebagai pendatang baru, Kroasia justru tampil dengan sangat baik, karena mereka berhasil mengakhiri perjalanan mereka di posisi ke-3. Davor Suker yang merupakan penyerang andalan dari Kroasia saat itu, bahkan mendapatkan penghargan Golden Boats karena menjadi pencektak gol terbanyak di turnamen ini.

Pencapaian terbesar Kroasia justru datang dua dekade kemudian. Pada Piala Dunia 2018 di Rusia, skuad yang dipimpin Luka Modric ini berhasil menembus final untuk pertama kalinya dalam sejarah, sebelum akhirnya dikalahkan oleh Prancis. 4 tahun kemudian di Qatar, Kroasia kembali menunjukkan kualitasnya dengan meraih peringkat ke-3 setelah mengalahkan Maroko dalam perebutan untuk posisi tersebut.

Dilansir juga dari Reuters, Piala Dunia 2026 ini kemungkinan akan menjadi penampilan terakhir Luka Modric di panggung dunia. Meski usianya tidak muda lagi, pemain gelandang berusia 40 tahun ini masih menjadi jantung di permainan Kroasia. Modric sendiri datang ke turnamen ini dengan catatan penampilan internasional yang hampir menyentuh 200 pertandingan dan masih dianggap sebagai salah satu pemain terbaik dalam sejarah sepak bola Kroasia.

Pertahanan terakhir skuad Kroasia masih dijaga oleh Dominik Livakovic yang masih tampil konsisten sejak tahun 2022 kemarin. Di lini belakang, ada Josko Gvardiol yang dianggap sebagai salah satu bek terbaik dunia saat ini. Selain itu, Ia juga didukung oleh pemain-pemain berpengalaman seperti Josip Stanisic, Josip Sutalo, serta pemain muda seperti Luka Vuskovic yang dianggap memiliki masa depan yang cerah di panggung Eropa.

Kekuatan utama Kroasia pastinya masih terletak di lini tengah mereka dengan adanya Luka Modric, yang dibantu Mateo Kovacic, Mario Pasalic, Martin Baturina, Petar Sucic, dan Luka Sucic. Kemudian pada lini depan, Kroasia mengandalkan pemain berpengalaman seperti Ivan Perisic, Andrej Kramaric, dan Ante Budimir. Kroasia juga masih memiliki opsi lain seperti Igor Matanovic dan Petar Musa untuk menjadi pusat serang mereka.

Pada Piala Dunia 2026 ini, Kroasia tergabung di Grup L bersama Inggris, Ghana, dan Panama. Laga pembuka melawan Inggris diperkirakan menjadi ujian terbesar mereka di fase grup kali ini. Bagi Kroasia, Piala Dunia kali ini akan menjadi momen yang sangat emosional bagi mereka. Hal tersebut karena Piala Dunia ini kemungkinan menjadi kesempatan terakhir Luka Modrić memimpin negaranya di Piala Dunia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....