Jepang di Piala Dunia 2026: Ambisi Samurai Biru Tulis Sejarah Baru
- 09 Jun 2026 11:34 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Tim Samurai Biru, Jepang kembali datang ke Piala Dunia sebagai salah satu harapan sepak bola dari Asia. Setelah tampil impresif dalam beberapa Piala Dunia terakhir, Samurai Biru datang ke Amerika Utara dengan target yang lebih tinggi daripada sekadar lolos dari fase grup. Kali ini, Jepang ingin membuktikan bahwa mereka sudah menjadi penantang serius yang mampu bersaing dengan negara-negara elite sepak bola dunia.
Dilansir dari FourFourTwo, Jepang dapat disebut sebagai salah satu pendatang baru di ajang Piala Dunia ini, karena mereka baru pertama kali berpartisipasi di seri Prancis pada tahun 1998. Meski tergolong pendatang baru, sejak saat itu mereka hampir selalu menjadi wakil Asia yang konsisten tampil di panggung dunia. Sejauh ini, prestasi terbaik Jepang adalah mereka selalu mencapai babak 16 besar pada Piala Dunia 2002, 2010, 2018, dan 2022.
Melihat perjalanan Jepang pada Piala Dunia 2022, mereka berhasil memberi kejutan dengan keluar sebagau juara dari Grup E yang dianggap sebagai "Grup Neraka". Pasalnya, Jepang harus menghadapi Kosta Rika dan 2 mantan juara dunia, yaitu Spanyol dan Jerman untuk lolos ke babak selanjutnya. Jepang kemudian berhasil mencuri perhatian dunia setelah berhasil mengalahkan dua mantan juara dunia tersebut, yaitu Jerman dan Spanyol. Meski akhirnya tersingkir melalui adu penalti melawan Kroasia di babak 16 besar.
Dilansir juga dari FIFA, Salah satu perubahan terbesar dalam sepak bola Jepang selama dua dekade terakhir adalah semakin banyaknya pemain mereka yang berkompetisi di liga-liga elite Eropa. Di bawah mistar, Jepang nama Zion Suzuki akan menjadi pilihan utama Jepang, karena kerap tampil konsisten dan dianggap sebagai salah satu kiper muda terbaik Asia saat ini. Di lini belakang terdapat pemain-pemain yang sudah memiliki banyak pengalaman seperti Takehiro Tomiyasu, Ko Itakura, Hiroki Ito, hingga Yukinari Sugawara.
Jepang juga terkenal dengan lini tengah yamg menjadi andalan mereka. Kapten tim, Wataru Endo, tetap menjadi andalan utama yang menjaga keseimbangan permainan Jepang. Wataru kemudian juga didukung oleh pemain-pemain yang dikenal dengan kreatifitas mereka seperti Daichi Kamada, Takefusa Kubo, Ritsu Doan, dan Ao Tanaka. Sedangkan di lini serang serang, Jepang mengandalkan mobilitas dan kecepatan melalui pemain-pemain seperti Ayase Ueda, Daizen Maeda, Yuito Suzuki, hingga Takefusa Kubo.
Pada Piala Dunia 2026, Jepang tergabung di Grup F bersama Belanda, Swedia, dan Tunisia. Grup ini dinilai cukup kompetitif karena tidak ada lawan yang bisa dianggap mudah. Bagi Jepang, pertandingan melawan Swedia dan Tunisia kemungkinan akan menjadi penentu peluang lolos ke babak selanjutnya. Melihat performa mereka dalam beberapa tahun terakhir, Jepang memiliki kesempatan besar untuk kembali keluar dengan posisi 2 besar dari grup.
Jepang tentunya masih dianggap sebagai salah satu tim kuda hitam pada Piala Dunia tahun ini. Kal ini target mereka tidak laha besar, namun juga realistis untuk untuk pertama kalinya mencapai perempat final dalam sejarah. Bukan tidak mungkin Jepang kembali membuat kejutan, jika mereka bermain dengan disiplin dan memaksimalkan kualitas pemain yang mereka miliki, seperti apa yang dilakukan pada Piala Dunia 2022 yang lalu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....