Tips Menyimpan Daging Kurban agar Tetap Segar dan Tahan Lama

  • 28 Mei 2026 11:32 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Hari Raya Idul Adha identik dengan pembagian daging kurban kepada masyarakat. Namun, penyimpanan daging yang kurang tepat dapat membuat kualitas daging menurun hingga cepat rusak.

Masyarakat diimbau memahami cara penyimpanan daging kurban yang benar agar tetap segar, higienis, dan tahan lama saat dikonsumsi.

Salah seorang warga Tanjungpinang, Lina Marlina, mengaku biasanya langsung membersihkan dan membagi daging ke beberapa wadah kecil setelah menerima daging kurban.

“Kalau langsung dipisah sesuai porsi masak jadi lebih praktis. Daging juga tidak sering keluar masuk freezer,” ujarnya, Rabu 28 Mei 2026.

Ia mengatakan, sebagian daging biasanya disimpan di freezer untuk stok beberapa minggu ke depan, sementara sisanya langsung diolah menjadi sate atau gulai bersama keluarga.

Sementara itu, pedagang daging di Pasar Bintan Center, Rahmat, menyarankan masyarakat tidak langsung mencuci daging sebelum disimpan di kulkas atau freezer.

“Kalau belum mau dimasak sebaiknya jangan dicuci dulu karena bisa bikin daging cepat rusak. Simpan saja dalam wadah tertutup atau plastik khusus makanan,” katanya.

Selain itu, masyarakat juga dianjurkan menyimpan daging dalam ukuran kecil sesuai kebutuhan memasak agar kualitas daging tetap terjaga. Penyimpanan di freezer dengan suhu beku dinilai dapat membuat daging bertahan lebih lama.

Rahmat juga mengingatkan agar daging tidak dibiarkan terlalu lama di suhu ruang, terutama setelah proses pembagian kurban.

“Kalau terlalu lama di luar, bakteri lebih cepat berkembang. Jadi setelah diterima sebaiknya langsung disimpan,” tambahnya.

Dengan penyimpanan yang tepat, daging kurban tidak hanya lebih awet tetapi juga tetap aman dan lezat saat diolah menjadi berbagai hidangan khas Idul Adha.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....