Layanan Kesehatan Puskesmas Sei Jang Meningkat, namun Kasus Stunting Masih Ada
- 30 Sep 2026 18:18 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Pelayanan kesehatan terhadap ibu hamil di wilayah kerja UPTD Puskesmas Sei Jang, Kota Tanjungpinang mencapai 55 persen. Sementara pelayanan kesehatan balita tercatat sebesar 76,7 persen.
Kepala UPTD Puskesmas Sei Jang, dr. Muhammad Faisal, mengatakan pelayanan kesehatan ibu hamil terus dilakukan sesuai standar. Namun, persoalan stunting masih ditemukan di wilayah kerja puskesmas tersebut.
“Untuk stunting, data yang terbaru nanti akan kami sampaikan ya. Tapi stunting kita masih ada,” kata Faisal, Rabu, 30 September 2026.
Menurut Faisal, salah satu upaya yang dilakukan untuk mencegah persoalan kesehatan ibu dan anak adalah memperkuat koordinasi lintas sektor. Dinas Kesehatan juga telah menggelar rapat koordinasi penurunan angka kematian ibu dan anak.
Langkah tersebut diarahkan untuk memastikan ibu hamil memperoleh pelayanan kesehatan sesuai standar, mulai dari pendataan hingga pelayanan selama kehamilan.
“Rapat koordinasi penurunan angka kematian ibu dan anak dari Dinkes, itu juga upaya kita untuk mensinergikan kegiatan lintas sektor. Supaya ibu hamil dapat pelayanan sesuai standar, harapannya kehamilan berlangsung sehat, sehat ibunya dan anaknya,” ujarnya.
Faisal menjelaskan, stunting berkaitan dengan kekurangan gizi yang berlangsung dalam jangka panjang sehingga pencegahannya perlu dilakukan sejak masa kehamilan. Faktor risiko, menurutnya, dapat diketahui lebih awal melalui pemeriksaan kesehatan ibu.
“Stunting itu bukan penyakit yang tiba-tiba terjadi dan bisa kita cegah apabila sudah tahu faktor risiko dalam kehamilannya dari awal. Misalnya ibu hamil dengan Lingkar Lengan Atas (LiLA) rendah kurang dari 23,5 atau anemia, kehamilan terlalu muda,” katanya.
Ia mengimbau masyarakat, khususnya perempuan yang merencanakan kehamilan, untuk terlebih dahulu memeriksakan kondisi kesehatan dan status gizinya. Jika LiLA masih rendah, perbaikan asupan gizi perlu dilakukan sebelum kehamilan.
“Jika LiLA-nya masih rendah jangan hamil dulu, perbaiki dulu gizinya, nutrisinya, sehingga didapatkan LiLA yang baik. Begitu juga dengan penyakit lainnya, silakan berobat agar pembentukan janin dalam kandungan baik, lahirnya sehat dan normal,” ujar Faisal.
Penulis: Encek Raninda Septia Luthpiana
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....