Kabut Asap Kembali Selimuti Tanjungpinang, Masker COVID-19 Keluar Lagi dari Lemari

  • 30 Sep 2026 09:17 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Kabut asap yang masih menyelimuti Kota Tanjungpinang membuat masyarakat kembali memburu masker. Sejumlah warga mulai mendatangi apotek hingga pasar ritel untuk mencari perlindungan dari udara yang terasa kurang nyaman.

Situasi ini seolah mengingatkan masyarakat pada masa pandemi COVID-19, ketika masker menjadi barang yang hampir selalu tersedia dalam tas dan rumah. Kini, masker kembali dicari. Bahkan, sebagian warga memilih mengeluarkan kembali stok masker yang masih tersimpan sejak masa pandemi.

Salah satunya Yayuk. Ia mengaku masih memiliki persediaan masker yang disimpan rapi di dalam lemari sejak zaman COVID-19. Daripada membeli baru, masker yang masih tersimpan tersebut kini kembali dimanfaatkan untuk beraktivitas di tengah kondisi kabut asap.

“Masker waktu COVID-19 masih ada disimpan di lemari. Daripada beli lagi, yang masih ada itu dimanfaatkan,” ujar Yayuk, Selasa, 29 September 2026.

Sementara itu, Dina memilih membeli masker medis untuk keluarganya. Namun, ia mengaku cukup terkejut dengan harga masker medis anak yang dijual di salah satu apotek di Tanjungpinang.

Untuk satu kotak masker medis anak berisi 50 lembar, harganya mencapai sekitar Rp45 ribu.

“Sekarang mulai cari masker lagi karena ada kabut asap. Tadi lihat masker anak, satu kotak isi 50 harganya sekitar Rp45 ribu,” kata Dina.

Meningkatnya kebutuhan masker menjadi salah satu tanda bahwa kabut asap mulai memengaruhi aktivitas masyarakat. Warga tidak hanya mengurangi aktivitas di luar rumah, tetapi juga mulai menyiapkan perlindungan ketika harus bepergian.

Bagi sebagian warga, masker yang selama ini tersimpan sejak pandemi COVID-19 akhirnya kembali memiliki fungsi. Masker lama keluar dari lemari, sementara masker baru mulai diburu di apotek dan toko ritel.

Masyarakat pun berharap kabut asap yang masih menyelimuti Tanjungpinang segera berlalu sehingga kondisi udara kembali nyaman dan aktivitas warga dapat berjalan seperti biasa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....