Benarkah Makan Larut Malam Selalu Buruk bagi Kesehatan?

  • 29 Sep 2026 09:32 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Makan di malam hari sering dipandang sebagai kebiasaan yang tidak sehat bagi kesehatan. Namun, apakah semua makanan yang dimakan pada malam hari secara otomatis memberikan dampak negatif? Beberapa studi menunjukkan, waktu makan dapat berhubungan dengan kesehatan metabolik, tetapi efeknya tidak terlepas dari jenis makanan, jumlah konsumsi, pola tidur, serta kebiasaan hidup secara keseluruhan.

Kajian sistematis mengenai pola waktu makan menunjukkan adanya kaitan antara kebiasaan makan lebih larut malam dengan berat badan dan pola makan yang kurang sehat, meskipun hubungan itu tidak mengindikasikan makan malam secara langsung memicu obesitas.

Salah satu aspek yang harus diperhatikan ialah jarak antara waktu makan dan waktu tidur. Makan terlalu dekat dengan waktu tidur dapat meningkatkan kemungkinan munculnya keluhan asam lambung, khususnya pada individu yang mengalami gastroesophageal reflux disease (GERD). Tinjauan sistematis menunjukkan interval kurang dari tiga jam antara makan malam dan tidur berhubungan dengan peningkatan risiko GERD.

Makan di malam hari bisa jadi masalah jika makanan yang dipilih mengandung kalori, lemak, gula, atau garam yang tinggi. Studi tentang waktu makan menunjukkan pola makan yang lebih terlambat dapat menghasilkan hasil metabolik yang kurang baik dibandingkan pola makan yang lebih awal dalam situasi tertentu.

Namun, waktu makan bukanlah satu-satunya elemen yang mempengaruhi kesehatan. Standar makanan, total kalori, aktivitas fisik, dan gaya hidup tetap memiliki peran yang signifikan.

Untuk orang-orang yang perlu makan di malam hari karena bekerja dengan sistem shift atau memiliki jadwal tertentu, makan malam tidak perlu dihindari sepenuhnya. Terpenting, harus diperhatikan adalah pilihan makanan dan waktu makannya.

Bagi individu yang mengalami masalah refluks, American College of Gastroenterology merekomendasikan untuk tidak makan 2–3 jam sebelum tidur. Langkah ini bertujuan untuk membantu mengurangi gejala GERD saat malam hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....