Tidur 7–8 Jam tapi Tetap Mengantuk? Kenali Penyebabnya
- 29 Sep 2026 09:11 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Istirahat selama 7–8 jam biasanya dianggap memadai untuk kebutuhan tidur orang dewasa. Akan tetapi, durasi tidur yang memadai tidak selalu menjamin bahwa tubuh benar-benar mendapatkan kualitas tidur yang baik.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Amerika Serikat (CDC) mengungkapkan orang dewasa memerlukan minimal tujuh jam tidur setiap malam, sementara mutu tidur juga berperan penting dalam kesehatan. Salah satu faktor yang membuat seseorang tetap mengantuk meskipun telah tidur cukup adalah buruknya kualitas tidur.
Tidur yang sering terputus atau terganggu dapat mengakibatkan tubuh tidak mendapatkan istirahat yang maksimal. Mayo Clinic mengungkapkan insomnia dapat membuat seseorang tetap merasa letih saat bangun, sementara kebiasaan seperti mengonsumsi kafein di sore atau malam, stres, serta perubahan rutinitas tidur juga dapat merusak kualitas istirahat.
Kondisi mengantuk yang terus berulang bisa menjadi indikasi adanya gangguan tidur, salah satunya adalah sleep apnea. Kondisi ini muncul saat pernapasan terhenti dan kembali terjadi berulang kali saat tidur, mengakibatkan kualitas istirahat terganggu. Berdasarkan Mayo Clinic, gejala yang mungkin muncul bersama sleep apnea meliputi mendengkur dengan keras, terbangun akibat tersedak atau kesulitan bernapas, sakit kepala di pagi hari, kesulitan fokus, dan perasaan mengantuk yang berlebihan pada siang hari.
Selain masalah tidur, rasa lelah dan mengantuk juga dapat terkait dengan kondisi kesehatan tertentu, konsumsi obat-obatan, stres, serta perubahan pola kerja atau jadwal tidur. Mayo Clinic menyatakan berbagai kondisi kesehatan dan berbagai obat dapat memengaruhi kualitas tidur atau menimbulkan kelelahan.
Oleh karena itu, rasa ngantuk yang terus-menerus seharusnya tidak hanya ditanggulangi dengan meningkatkan konsumsi kopi atau tidur lebih lama, tetapi juga harus diperhatikan faktor penyebabnya. Agar mendapatkan tidur yang lebih baik, menjaga jadwal tidur yang konsisten, menciptakan suasana tidur yang nyaman, berolahraga secara teratur, serta membatasi konsumsi kafein menjelang tidur bisa menjadi langkah awal.
CDC juga merekomendasikan untuk berkonsultasi dengan profesional kesehatan jika seseorang menghadapi masalah tidur. Apabila rasa ngantuk yang berlebihan sering muncul, terutama disertai dengan dengkuran yang nyaring, jeda napas saat tidur, atau cepat tertidur saat beraktivitas, pemeriksaan medis diperlukan untuk menemukan penyebabnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....