Kenali Suhu Tubuh dan Cara Mengukur dengan Benar

  • 19 Jun 2026 14:17 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Suhu tubuh menjadi salah satu indikator penting untuk mengetahui kondisi kesehatan seseorang. Perubahan suhu tubuh dapat dipengaruhi oleh aktivitas, kondisi tubuh, hingga suhu lingkungan.

Dilansir dari Alodokter, suhu tubuh normal manusia umumnya berada pada kisaran 36,5 hingga 37,2 derajat Celsius. Meski demikian, suhu tubuh dapat berubah sesuai aktivitas dan kondisi tertentu, termasuk saat seseorang mengalami perubahan hormon.

Suhu tubuh yang terlalu rendah maupun terlalu tinggi perlu mendapat perhatian. Suhu tubuh di bawah 35 derajat Celsius disebut hipotermia, yaitu kondisi yang dapat mengganggu aliran darah, pernapasan, serta fungsi organ vital seperti otak dan jantung.

Hipotermia dapat terjadi akibat paparan suhu dingin. Gejalanya antara lain menggigil, tubuh lemas, bicara tidak jelas, sesak napas, hingga kehilangan kesadaran. Kondisi ini membutuhkan penanganan segera.

Sementara itu, suhu tubuh di atas 40 derajat Celsius disebut hipertermia. Kondisi ini terjadi ketika tubuh gagal mengatur suhu sehingga panas tubuh meningkat di luar kendali. Jika tidak segera ditangani, hipertermia dapat menyebabkan dehidrasi berat hingga gangguan pada organ tubuh.

Berbeda dengan demam yang masih dikendalikan oleh sistem pengatur suhu tubuh, hipertermia dapat terjadi ketika mekanisme pengaturan suhu tubuh tidak berjalan dengan baik. Untuk mengetahui suhu tubuh secara akurat, masyarakat disarankan menggunakan termometer. Terdapat beberapa jenis termometer, mulai dari termometer telinga, termometer digital, termometer dahi, hingga termometer sekali pakai.

Namun, hasil pengukuran dapat tidak tepat apabila termometer digunakan dengan cara yang salah, baterai alat lemah, posisi pengukuran tidak sesuai, atau dilakukan setelah olahraga berat maupun mandi air panas. Karena itu, menyediakan termometer di rumah dapat menjadi langkah awal untuk memantau kondisi kesehatan, terutama ketika tubuh terasa kurang sehat atau mengalami demam.

Jika suhu tubuh terlalu rendah atau tinggi dan disertai gejala tertentu, segera lakukan pemeriksaan ke tenaga medis untuk mendapatkan penanganan yang sesuai.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....