Malam Hari, Jam Aktif Nyamuk Penyebar Malaria

  • 29 Apr 2026 09:06 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Cegah penularan malaria masyarakat hendaknya dapat mengatahui jam aktif nyamuk penyebar malaria. Masyarakat juga hendaknya dapat mengetahui ciri-ciri gigitan nyamuk tersebut.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, Sri Handono, mengatakan pola aktivitas nyamuk penyebar penyakit malaria berbeda dari nyamuk biasa. Nyamuk pembawa vektor malaria aktif mulai sore hari hingga malam hari.

"Semakin malam nyamuk ini semakin aktif dan mulai berkurang pada subuh hari," ujar Sri Handono, Rabu, 29 April 2026.

Dari segi fisik nyamuk malaria memiliki tubuh yang sedikit runcing dan ramping. Saat menggigit, posisi tubuh nyamuk cenderung menungging ke atas, berbeda dari nyamuk biasa yang menggigit posisi tubuhnya sejajar.

Secara kasat mata nyamuk malaria sama dengan nyamuk biasanya hanya saja dari cara menggitnya berbeda dari nyamuk biasa atau nyamuk pembawa vektor Demam Berdarah Danguage. Jika nyamuk DBD belang-belang hitam putih, Nyamuk malaria agak sedikit kecoklatan dan lebih besar.

Nyamuk malaria biasanya lebih aktif di luar rumah dari pada di dalam rumah. Gigitan nyamuk malaria biasanya menimbulkan rasa gatal dan sensasi menusuk yang cukup menyakitkan.

"Pokoknya rasa gatal dan sakit menusuknya itu, berbeda dari gigitan nyamuk biasa," tuturnya.

Melalui pemahaman terkait pola aktif malaria masyrakat hendaknya dapat melakukan langkah kewaspadaan. Mengurangi aktifitas di luar rumah terutama di malam hari di wilayah yang rawan penularan malaria. Jika beraktivitas di luar rumah memakai lotion anti nyamuk mencegah gigitan nyamuk terutama nyamuk malaria.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....