Deteksi Dini dan Pengobatan Cepat, Memutus Kasus Malaria

  • 29 Apr 2026 08:47 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Beberapa Kelurahan di Kota Tanjungpinang masih memiliki potensi penularan penyakit malaria. Dengan peningkatan kasus yang terjadi saat ini pengobatan menjadi langkah utama yang harus dilakukan secara tepat dan cepat.

Fungsional Entomolog Ahli Pertama Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, Mohd. Abdul Rahman, mengatakan meski sudah mendapat status elimimasi, wilayah Tanjungpinang tidak sepenuhnya aman. Beberapa Kelurahan masih memiliki risiko penularan seperti Kelurahan Dompak, Sei Jang, dan Air Raja.

"Kini, kelurahan Senggarang dan Kelurahan Kampung Bugis termasuk daerah yang memiliki nyamuk malaria," ujar Mohd. Abdul Rahman, Selasa, 28 April 2026.

Nyamuk Anopheles atau nyamuk malaria sebelum ada kasus dan sebelum ada orang yang terinfeksi dalam keadaan steril dan tidak membawa penyakit. Namun, begitu ada orang sakit yang digigit nyamuk tersebut, nyamuk dapat menyebarkan parasit ke orang lain.

Menurutnya, dalam menghadapi peningkatan kasus saat ini diagnosis dan pengobatan menjadi langkah utama yang harus dilakukan secara tepat dan cepat. Pemeriksaan dini terhadap pasien positif sangat penting untuk mengurangi resiko penularan.

"Dengan memberi obat secara tepat pada pasien terinfeksi, parasit dalam tubuh akan hilang dan nyamuk yang menggigit tidak menularkan parasit ke orang lain," tuturnya.

Dinas kesehatan juga aktif melakukan pelacakan kasus di lapangan, Semua orang yang terduga terinfeksi diperiksa di lokasi kejadian, termasuk masyarakat yang tidak bergejala. Sebab, malaria dapat saja tidak menunjukan gejala akan tetapi positif terinfeksi. Langkah-pendeteksian dini sangat penting untuk memutus kasus malaria.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....