Dinkes Tanjungpinang Beri Perhatian Khusus pada Kasus ISPA
- 17 Apr 2026 16:43 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang mencatat Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) masih menjadi salah satu penyakit dengan jumlah kasus tertinggi di masyarakat. Tingginya angka kasus tersebut membuat layanan kesehatan memberikan perhatian khusus terhadap penanganannya, Jumat, 17 April 2026.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, Rustam, mengatakan, ISPA hampir selalu masuk dalam daftar 10 penyakit terbanyak di berbagai wilayah, termasuk di Kota Tanjungpinang. Dimana, kunjungan pasien ke puskesmas didominasi oleh penderita ISPA dibandingkan penyakit lainnya.
“Kunjungan ke puskesmas itu yang terbanyak kan ISPA, kemudian hipertensi, dan diabetes melitus,” ujar Rustam.
Rustam menjelaskan, ISPA merupakan infeksi pada saluran pernapasan atas dengan gejala umum seperti batuk, pilek, demam, dan kondisi serupa lainnya. Penyakit ini umumnya bersifat ringan, namun tetap perlu mendapatkan penanganan yang tepat agar tidak berkembang menjadi lebih serius, sehingga penanganan ISPA pada tahap awal dilakukan secara simptomatis atau berdasarkan gejala yang dialami pasien.
“Kalau ada demam tentu diberikan obat penurun demam dan sebagainya, selain itu, penting juga meningkatkan ketahanan tubuh,” Rustam, menjelaskan.
Rustam menyebutkan, upaya meningkatkan daya tahan tubuh dapat dilakukan dengan mengonsumsi makanan bergizi, istirahat yang cukup, memperbanyak minum air putih, serta rutin berolahraga, langkah ini dinilai efektif membantu proses pemulihan bagi penderita ISPA ringan. Namun, ia mengingatkan bahwa ISPA yang tidak ditangani dengan baik dapat berkembang menjadi kondisi yang lebih berat, seperti pneumonia.
“Kalau ISPA berat itu bisa menjadi pneumonia, dan itu yang mungkin memerlukan penanganan khusus,” tuturnya.
Ia mengimbau, agar masyarakat untuk tetap menjaga pola hidup sehat serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala ISPA. Hal ini bertujuan, untuk dapat mencegah komplikasi yang lebih serius.
”Tetap jaga pola hidup sehat dan periksakan diri kefasilitas kesehatan apabila mengalami gejala ISPA,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....