Panas Terik Matahari, Air Es Jadi Pelepas Dahaga
- 14 Mar 2026 14:44 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Musim kemarau yang melanda sejumlah daerah dalam beberapa waktu terakhir membawa suhu udara yang cukup tinggi. Kondisi ini membuat masyarakat mencari cara sederhana untuk mengatasi rasa haus dan panas yang dirasakan sepanjang hari.
Salah satu pilihan yang paling banyak dicari adalah air es. Minuman sederhana ini menjadi pelepas dahaga yang mudah ditemukan di rumah, warung, maupun tempat makan, terlebih lagi saat di bulan ramadan.
Di berbagai warung, kedai minuman, dan di sepanjang jalan perkotaan yang menjajakan minuman dingin yang segar, permintaan air es meningkat. Banyak warga memilih minuman dingin untuk membantu menyegarkan tenggorokan saat berbuka puasa.
Sejumlah pedagang di kota Tanjungpinang mengaku, penjualan air es dan minuman dingin lainnya mengalami kenaikan selama bulan ramadan. Kondisi cuaca panas membuat masyarakat lebih sering membeli minuman segar sebagai menu berbuka puasa.
| Baca juga: Olahraga Pagi atau Malam Mana Lebih Baik |
Melansir dari https://www.halodoc.com/artikel/cek-fakta-buka-puasa-dengan-air-dingin-membahayakan-lambung?, Saat berbuka puasa, alangkah baiknya untuk mengonsumsi minuman yang manis dan hangat. Hal ini dilakukan agar perut yang kosong tidak terkejut karena tidak mendapatkan asupan seharian penuh.
Oleh karena itu, sebaiknya saat berbuka puasa , di awali untuk mengonsumsi teh manis yang hangat setelah mengonsumsi air putih segelas. Setelah beberapa menit, barulah mengonsumsi berbagai minuman manis dan dingin layaknya kolak atau es buah.
Di tengah teriknya musim kemarau di bulan ramadan, segelas air es memang mampu memberikan kesegaran seketika. Bagi banyak orang, minuman sederhana ini menjadi teman setia untuk melepas dahaga saat suhu udara meningkat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....