Sekolah Sehat Jiwa Berbasis Teknologi dan Budaya

  • 31 Agt 2026 16:48 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Sekolah bukan hanya tempat untuk memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi ruang bagi peserta didik untuk tumbuh, berinteraksi, dan membentuk karakter. Karena itu, menciptakan lingkungan sekolah yang mendukung kesehatan jiwa menjadi bagian penting dalam membangun generasi yang sehat, percaya diri, dan mampu menghadapi berbagai tantangan.

Dikutip dari https://www.neliti.com/id/publications/41615/budaya-teknologi-di-indonesia-, konsep sekolah sehat jiwa dapat dikembangkan dengan memadukan pemanfaatan teknologi dan nilai-nilai budaya. Teknologi dapat digunakan untuk mendukung edukasi, komunikasi, serta akses terhadap informasi mengenai kesehatan jiwa. Misalnya melalui media pembelajaran digital, kampanye positif di media sosial sekolah, maupun platform yang membantu siswa menyampaikan keluhan dan mencari dukungan.

Namun, penggunaan teknologi perlu dilakukan secara bijak. Dunia digital juga dapat menghadirkan tantangan seperti perundungan siber, tekanan dari media sosial, paparan informasi yang tidak sesuai usia, hingga penggunaan gawai secara berlebihan. Karena itu, siswa perlu dibekali kemampuan literasi digital agar mampu menggunakan teknologi secara sehat dan bertanggung jawab.

Di sisi lain, budaya lokal dapat menjadi kekuatan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang lebih sehat secara sosial dan emosional. Nilai seperti gotong royong, saling menghormati, sopan santun, kepedulian terhadap sesama, dan kebersamaan dapat diterapkan dalam kehidupan sekolah. Nilai-nilai tersebut membantu menciptakan lingkungan yang membuat siswa merasa diterima dan dihargai.

Guru dan orang tua juga memiliki peran penting. Guru tidak hanya bertugas menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga dapat menjadi sosok yang peka terhadap perubahan perilaku peserta didik. Sementara itu, keluarga dapat menjadi tempat pertama bagi anak untuk bercerita dan mendapatkan dukungan. Komunikasi yang terbuka antara sekolah dan keluarga dapat membantu menciptakan sistem dukungan yang lebih kuat.

Ketika teknologi dimanfaatkan secara bijak dan nilai-nilai budaya tetap dijaga, sekolah dapat menjadi ruang yang tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga membantu peserta didik tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, peduli, dan mampu menghargai dirinya maupun orang lain.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....