Harkitnas di Era Digital, Menanam Nilai untuk Tunas Bangsa

  • 19 Mei 2026 14:00 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) bukan sekadar mengenang sejarah perjuangan bangsa, tetapi juga menjadi momentum refleksi untuk melihat bagaimana semangat kebangkitan dapat terus relevan di setiap zaman. Pada era digital seperti saat ini, bentuk perjuangan tidak lagi hanya hadir dalam upaya fisik, melainkan juga melalui penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan penguatan karakter generasi muda.

Melansir dari https://www.komdigi.go.id/, Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) menurut Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) adalah momentum strategis untuk memperkuat literasi digital, menjaga generasi muda, dan memperkokoh kedaulatan informasi di tengah pesatnya perkembangan teknologi global.

Transformasi digital telah mengubah hampir seluruh aspek kehidupan, mulai dari pendidikan, komunikasi, ekonomi, hingga budaya. Kehadiran internet dan media sosial membuka peluang besar bagi generasi muda untuk mengakses informasi tanpa batas. Namun, di balik kemudahan tersebut, muncul tantangan baru berupa banjir informasi, hoaks, disinformasi, hingga budaya instan yang dapat memengaruhi pola pikir anak bangsa.

Di sinilah pentingnya menanamkan nilai kebangsaan kepada tunas bangsa. Generasi muda perlu dibekali dengan kemampuan literasi digital agar tidak mudah terpengaruh informasi yang menyesatkan. Selain itu, nilai seperti integritas, tanggung jawab, gotong royong, dan rasa cinta tanah air harus tetap menjadi fondasi utama dalam menghadapi perkembangan zaman.

Era digital juga menuntut generasi muda untuk kreatif dan inovatif. Kebangkitan nasional masa kini dapat diwujudkan melalui karya nyata, seperti menciptakan konten edukatif, membangun usaha berbasis teknologi, hingga memanfaatkan platform digital untuk memperkenalkan budaya lokal ke tingkat global.

Pendidikan memegang peran strategis dalam proses ini. Sekolah, keluarga, dan lingkungan sosial harus berkolaborasi menciptakan ekosistem yang mendukung tumbuhnya generasi cerdas secara intelektual sekaligus matang secara emosional dan moral. Anak-anak tidak cukup hanya diajarkan cara menggunakan teknologi, tetapi juga bagaimana bersikap bijak dalam ruang digital.

Selain itu, peran orang tua menjadi semakin penting di tengah derasnya arus digitalisasi. Pendampingan terhadap anak dalam menggunakan gawai, memilih tontonan, serta membangun kebiasaan berdiskusi tentang isu sosial dan kebangsaan dapat membantu menumbuhkan kesadaran sejak dini. Kebangkitan nasional pada akhirnya dimulai dari rumah, melalui pembentukan karakter yang kuat.

Semangat kebangkitan nasional di era digital adalah tentang menjaga keseimbangan antara kemajuan teknologi dan nilai-nilai luhur bangsa. Dengan menanamkan karakter, literasi, serta kecintaan pada Indonesia kepada generasi muda, bangsa ini tidak hanya siap menghadapi masa depan, tetapi juga mampu menjaga kedaulatan dan identitasnya di tengah perubahan global.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....