Tekankan Pentingnya Hidup Rukun dan Bijak Menentukan Pilihan
- 02 Feb 2026 17:40 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Tanjungpinang kembali melaksanakan upacara bendera rutin di halaman madrasah pada Senin pagi, 2 Februari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik, guru, serta tenaga kependidikan sebagai bagian dari pembinaan karakter dan penguatan kedisiplinan warga madrasah.
Bertindak sebagai pembina upacara, Sujarwo menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan upacara yang berlangsung tertib dan lancar. Secara khusus, ia memberikan pujian kepada petugas upacara dari kelas VII-2 yang dinilai mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
“Petugas upacara hari ini harus kita kasih jempol. Acungan jempol dan aplaus dulu untuk kelas tujuh dua,” ujar Sujarwo.
Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan upacara bukan hanya mencerminkan kesiapan petugas, tetapi juga menunjukkan nilai kedisiplinan dan kekompakan yang perlu terus ditumbuhkan. Ia berharap kelas-kelas lain yang akan mendapat giliran bertugas dapat menampilkan kinerja yang lebih baik, baik dari segi persiapan, ketepatan waktu, maupun kerja sama tim.
Dalam amanatnya, Sujarwo mengangkat tema “Hidup Rukun dengan Sesama Teman”, ia menegaskan bahwa hidup rukun merupakan fondasi penting dalam membangun lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan harmonis. Meski tidak selalu mudah, sikap saling menghargai, bekerja sama, serta menjaga persaudaraan harus menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
Untuk memperkuat pemahaman peserta didik, Sujarwo menyampaikan pesan moral melalui analogi investasi. Ia menjelaskan bahwa investasi bertujuan untuk meningkatkan nilai aset di masa depan, namun selalu memiliki risiko yang perlu diperhitungkan secara matang.
“Jangan hanya melihat potensi keuntungannya saja, tetapi kita juga harus memahami seberapa besar risiko yang bisa kita tanggung,” ucapnya.
Sujarwo menambahkan bahwa dalam dunia investasi dikenal strategi diversifikasi, yakni tidak menaruh seluruh harapan pada satu pilihan. Prinsip ini diibaratkan dengan ungkapan jangan menaruh semua telur dalam satu keranjang, agar ketika satu pilihan mengalami kegagalan, masih ada alternatif lain yang dapat menjadi penopang.
Melalui analogi tersebut, Sujarwo mengajak para peserta didik untuk bersikap bijak dalam menentukan langkah hidup, menyesuaikannya dengan kemampuan dan karakter masing-masing. Ia pun mengibaratkan pilihan hidup seperti memilih instrumen investasi yang sesuai dengan profil risiko, baik saham, reksa dana, maupun emas.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta didik MTsN Tanjungpinang mampu menanamkan nilai-nilai kerukunan, kedisiplinan, serta kebijaksanaan dalam mengambil keputusan, sebagai bekal menuju masa depan yang lebih baik,” katanya, mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....