TP PKK Bintan Dorong Pendampingan Korban Bullying di Sekolah
- 08 Sep 2026 16:20 WIB
- Tanjungpinang
KBRN, Bintan - Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bintan, Hafizha Rahmadhani, mendorong penguatan pencegahan bullying dan pendampingan terhadap anak yang menjadi korban perundungan di lingkungan sekolah. Hal ini disampaikan menyusul viralnya kasus pemukulan seorang siswa SMP di Bintan di media sosial.
Hafizha mengatakan, pencegahan bullying perlu dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan pemerintah daerah, sekolah, orang tua, serta organisasi masyarakat. TP PKK Bintan bersama DP3KB juga akan terus melakukan sosialisasi kepada anak-anak dan remaja.
“Kalau bisa kita turun-turun ke sekolah. Setiap sosialisasi pun kita selalu bilang kepada anak-anak remaja,” ujar Hafizha, Selasa, 8 September 2026.
Menurutnya, sosialisasi mengenai bullying telah dilakukan dalam sejumlah kegiatan. Salah satunya saat kegiatan Palang Merah Indonesia (PMI) bersama Palang Merah Remaja (PMR).
Hafizha menilai, lingkungan sekolah menjadi salah satu tempat yang perlu mendapat perhatian dalam upaya pencegahan bullying. Sebab, tindakan perundungan terkadang belum disadari oleh pihak sekolah maupun guru.
“Karena memang bullying ini terjadinya itu karena memang banyak terjadi di sekolah. Dan mungkin gurunya belum sadar akan terjadinya bullying,” katanya.
Selain pencegahan, Hafizha menekankan pentingnya pendampingan terhadap korban. Ia mengatakan, DP3KB telah melakukan pendampingan terhadap korban bullying dan diharapkan terus berkoordinasi dengan TP PKK.
“Dari DP3KB pun juga harus mendampingi korban bullying tersebut. Sudah didampingi oleh DP3KB,” ujarnya.
Hafizha menambahkan, TP PKK Bintan akan terus berupaya turun ke lapangan bersama kader PKK untuk melihat kondisi di lingkungan masyarakat maupun sekolah. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan anak mendapatkan lingkungan yang aman dan bebas dari kekerasan maupun perundungan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....