Inflasi Tanjungpinang Tertinggi di Kepri, Pemkot Siapkan Operasi Pasar Murah

  • 30 Jul 2026 22:32 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Pemerintah Kota Tanjungpinang terus mengintensifkan upaya pengendalian inflasi menyusul inflasi tahunan (year-on-year/yoy) Juni 2026 yang mencapai 4,95 persen, tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau. Meski demikian, ketersediaan stok beras dan minyak goreng dipastikan masih aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Berdasarkan data Indeks Harga Konsumen (IHK), Tanjungpinang mencatat inflasi bulanan (month-to-month/mtm) sebesar 0,49 persen dan inflasi tahun kalender (year-to-date/ytd) sebesar 2,02 persen. Kenaikan harga dipengaruhi antara lain oleh emas perhiasan, tarif angkutan udara, bensin, cabai merah, bawang merah, dan bayam.

Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Raja Ariza, mengatakan penguatan sektor pertanian lokal menjadi salah satu langkah jangka panjang untuk mengendalikan inflasi dan mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah.

"Kita perlu mendorong gerakan untuk memperbanyak aktivitas pertanian di Kota Tanjungpinang. Harapannya, Tanjungpinang tidak hanya menjadi daerah konsumen, tetapi juga mampu menjadi daerah penghasil berbagai komoditas pangan," ujar Raja Ariza, Rabu, 29 Juli 2026.

Selain itu, Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) akan melaksanakan Operasi Pasar Murah pada Agustus 2026 sebagai langkah menjaga stabilitas harga dan memperkuat daya beli masyarakat.

"Yaitu melalui pelaksanaan Operasi Pasar Murah sebagai upaya menjaga stabilitas harga, memperkuat daya beli masyarakat, sekaligus mendukung terwujudnya Tanjungpinang Sejahtera," kata Raja Ariza.

Pemerintah juga terus memantau pergerakan harga komoditas yang masih berfluktuasi, terutama gula, kedelai, cabai merah, cabai hijau, dan bawang merah. Sementara itu, harga daging dan telur dilaporkan relatif stabil. Di sisi lain, rendahnya curah hujan pada Juli 2026 turut diantisipasi karena berpotensi memengaruhi produksi komoditas hortikultura.

Melalui sinergi TPID dan seluruh pemangku kepentingan, Pemerintah Kota Tanjungpinang berkomitmen menjaga stabilitas harga, memastikan ketersediaan bahan pokok, serta memperkuat ketahanan pangan untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....