Menjelang Puncak Haji 8 Zulhijah, CJH Bintan Masih Laksanakan Tawaf Sunah

  • 04 Mei 2026 22:17 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Bintan - Sebanyak 44 calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Bintan saat ini melaksanakan Tawaf Sunah di Masjidil Haram, Makkah. Kegiatan ini sembari menunggu puncak ibadah haji yang dijadwalkan pada 8 Zulhijah.

Namun demikian, dalam pelaksanaannya, para jemaah menghadapi tantangan cuaca ekstrem di Makkah. Diperkirakan dengan suhu yang mencapai hingga 42 derajat Celsius.

Ketua Petugas Haji Daerah (PHD) Bintan, Abdul Majid, menjelaskan para jemaah telah menyiasati pelaksanaan tawaf sunah. Mereka memilih waktu yang relatif lebih sejuk, yakni pada sore hari, malam hari, serta menjelang waktu fajar.

Strategi tersebut dinilai efektif dalam menjaga kondisi fisik jemaah agar tetap stabil dan terhindar dari kelelahan berlebih. Mengingat puncak ibadah haji membutuhkan stamina yang prima.

“Strategi tersebut untuk mengantisipasi dampak buruk dari suhu panas yang mewarnai Makkah Al-Mukarramah,” ujar Abdul Majid, Senin, 4 Mei 2026.

Selain itu, pengaturan waktu ibadah juga menjadi bagian penting dari upaya adaptasi terhadap kondisi lingkungan di Tanah Suci yang berbeda dengan kondisi di daerah asal para jemaah.

Abdul Majid menambahkan petugas haji terus aktif mengingatkan para jemaah akan pentingnya menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah. Hal ini dilakukan, antara lain, memperbanyak konsumsi air putih, menggunakan pelindung diri, seperti payung atau penutup kepala saat beraktivitas di luar ruangan, serta mengatur waktu istirahat dengan baik.

“Iya, saat ini terdapat sejumlah jemaah yang mulai mengalami gangguan kesehatan ringan, seperti batuk dan kulit kering, yang merupakan dampak umum akibat paparan cuaca panas dan kering,” tuturnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....