Kepri Dijadikan Jalur Transit Sabu, Wagub Nyanyang Minta Pengawasan Diperkuat
- 21 Agt 2026 17:30 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Nyanyang Haris Pratamura, mengapresiasi keberhasilan aparat gabungan mengungkap peredaran narkotika jenis sabu seberat 2,6 ton yang masuk melalui wilayah perairan Kepri. Pengungkapan tersebut dinilai menjadi bukti kuatnya sinergi antarlembaga dalam mencegah Kepri menjadi pintu masuk peredaran narkotika ke Indonesia, Jumat, 21 Agustus 2026.
Nyanyang mengatakan, apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pengungkapan kasus tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara Badan Narkotika Nasional, Bea Cukai, Polri, dan instansi terkait menjadi kekuatan penting dalam memberantas peredaran narkotika.
”Kolaborasi yang inklusif dari BNN, Bea Cukai, Polri dan instansi terkait ini menjadi satu kekuatan yang luar biasa,” ujar Nyanyang Haris Pratamura.

Nyanyang menjelaskan, posisi geografis Kepri yang berbatasan langsung dengan sejumlah negara membuat wilayah perairannya memiliki tantangan tersendiri dalam pengawasan lalu lintas barang dan aktivitas ilegal. Sehingga, pengawasan terhadap jalur laut perlu terus diperkuat melalui koordinasi lintas instansi.
”Jangan sampai peredaran narkoba ini bisa masuk ke Indonesia melalui wilayah Kepri,” ucapnya.
Nyanyang menambahkan, koordinasi mengenai keamanan wilayah juga dilakukan secara rutin melalui forum komunikasi antarpimpinan daerah. Pembahasan tersebut tidak hanya berkaitan dengan keamanan dan kenyamanan masyarakat, tetapi juga menjaga iklim ekonomi Kepri agar tetap berjalan dengan baik.
Menurutnya, pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan oleh satu lembaga saja. Pengawasan terhadap jalur masuk, termasuk perairan serta pergerakan barang dari luar daerah maupun luar negeri, membutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan.
Terkait temuan narkotika yang dikaitkan dengan sejumlah tempat hiburan malam di Kota Batam. Nyanyang menyebutkan, persoalan tersebut akan dikoordinasikan lebih lanjut bersama dinas, aparat penegak hukum, dan instansi terkait.
”Ini nanti kita koordinasikan dengan instansi terkait, jangan sampai peredaran narkoba mengganggu generasi muda kita,” tuturnya.
Ia menegaskan, upaya pemberantasan narkotika harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari mencegah masuknya narkoba melalui jalur perairan hingga meningkatkan pengawasan terhadap titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi peredaran. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri memastikan akan terus mendukung langkah aparat dalam memutus jaringan narkotika dan melindungi generasi muda.
”Pemerintah akan terus mendukung langkah aparat dalam memerangi narkoba demi menjaga keamanan masyarakat dan melindungi generasi muda di Kepri,” katanya, mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....