Seblak, Makanan Viral dari Jawa Barat
- 31 Jul 2025 01:37 WIB
- Tanjungpinang
KBRN, Tanjungpinang: Seblak, makanan khas jawa Barat yang sejak beberapa tahun lalu viral di berbagai daerah. Keunikan seblak menjadikan makanan ini viral di berbagai kalangan mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.
Seblak berisi berbagai jenis kerupuk aneka warna dan bentuk di tambah aneka topping seperti ceker ayam, bakso daging, sayuran, bakso tahu, telur dan dengan tingkat kepedasan yang dapat disesuaikan dengan selera pembeli.
Bisnis seblak saat ini menjadi salah satu bisnis yang cukup menjanjikan mengingat rasanya yang gurih menyegarkan dan sedang viral dikalangan masyarakat di luar Jawa Barat.
Meskipun seblak berasal dari Jawa Barat namun dari segi rasa cukup sesuai untuk lidah masyarakat pada umumnya.Untuk memulai bisnis prasmanan seblak, dapat menyimak informasi dari situs https://kledo.com berikut ini :
Berikut adalah rincian modal untuk mendirikan bisnis seblak prasmanan. Anda bisa menyesuaikan jumlah ini dengan skala bisnis, lokasi, dan target pasar Anda.
Perlengkapan yang dibutuhkan :
Meja dan rak prasmanan : Rp2.000.000 – Rp3.500.000
Kompor gas dan tabung gas: Rp300.000 – Rp700.000
Panci besar dan alat masak lainnya: Rp300.000 – Rp500.000
Wadah display (untuk topping/bahan baku): Rp500.000 – Rp1.000.000
Peralatan makan (piring, mangkuk, sendok, garpu): Rp300.000 – Rp600.000
Alat timbang (jika harga berdasarkan berat): Rp150.000 – Rp300.000
Etalase untuk bahan baku (opsional): Rp1.000.000 – Rp2.000.000
Kulkas atau freezer (untuk bahan segar): Rp2.000.000 – Rp3.000.000
Estimasi total: Rp6.450.000 – Rp11.600.000
Modal Operasional
Bahan Baku :
Kerupuk mentah: Rp300.000
Aneka sayur (kol, sawi, dll.): Rp200.000
Aneka topping (sosis, bakso, ceker, telur, dll.): Rp1.000.000 – Rp2.000.000
Bumbu dapur (cabai, bawang, kencur, dll.): Rp300.000 – Rp500.000
Estimasi total: Rp1.800.000 – Rp3.000.000
Biaya Operasional Harian :
Gas LPG: Rp200.000 – Rp300.000
Air dan listrik: Rp300.000 – Rp500.000
Estimasi total: Rp500.000 – Rp800.000
Upah Karyawan disesuaikan dengan kondisi wilayah masing-masing Untuk biaya modal yang dikeluarkan tentunya berbeda disetiap daerah. Selain itu dengan memanfaatkan teknologi media sosial saat ini menjadi salah satu sarana promosi yang menguntungkan untuk mempromosikan produk yang dijual.