Jangan Berharap Lebih pada Dunia, Akhirat Selamanya

  • 03 Okt 2026 08:20 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Kehidupan dunia pada dasarnya bersifat sementara. Karena itu, manusia diingatkan agar tidak menjadikan dunia sebagai satu-satunya tujuan hidup, melainkan mempersiapkan bekal untuk kehidupan akhirat yang kekal.

Hal tersebut disampaikan Ustadz Sulaiman, Dosen STIT Lingga. Menurutnya, manusia boleh mengejar keberhasilan, memiliki harta dan menikmati kehidupan, namun semuanya harus ditempatkan secara proporsional dan tidak membuat seseorang melupakan tujuan akhir kehidupan.

“Jangan berharap lebih kepada dunia, karena dunia ini sementara. Sedangkan akhirat itu selamanya. Apa yang kita miliki di dunia pada akhirnya akan kita tinggalkan,” ujar Ustadz Sulaiman dalam dialog Paradigma Pro1 RRI Tanjungpinag Jum’at Malam, 2 Oktober 2026.

Ia menjelaskan, kehidupan dunia seharusnya menjadi kesempatan untuk berbuat baik dan mengumpulkan amal. Kesuksesan duniawi bukanlah sesuatu yang salah, tetapi perlu diimbangi dengan ibadah, kepedulian kepada sesama serta menjalankan tanggung jawab sebagai manusia.

Ustadz Sulaiman juga mengingatkan agar manusia tidak terlalu larut dalam kesenangan maupun kesedihan dunia. Sebab, kondisi kehidupan dapat berubah. Harta, jabatan, popularitas dan berbagai kenikmatan dunia tidak bersifat kekal.

Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk menjalani kehidupan dengan penuh rasa syukur, memperbanyak amal kebaikan dan tetap mengingat Allah SWT dalam setiap aktivitas. Dengan begitu, kehidupan dunia dapat menjadi jalan untuk mempersiapkan kehidupan akhirat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....