Kenapa Kita Perlu Lebih Peduli soal Suicide Prevention?
- 17 Sep 2026 08:19 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Pencegahan bunuh diri atau suicide prevention menjadi perhatian penting karena persoalan ini tidak hanya berkaitan dengan individu, tetapi juga keluarga dan lingkungan di sekitarnya. Kepedulian dan dukungan dari orang-orang terdekat dapat menjadi bagian penting dalam membantu seseorang yang sedang menghadapi tekanan berat.
Dikutip dari https://www.gramedia.com/blog/sebab-satu-percakapan-bisa-berarti-, menurut World Health Organization (WHO), lebih dari 720 ribu orang meninggal akibat bunuh diri setiap tahun di dunia. WHO juga menegaskan bunuh diri dapat dicegah melalui berbagai upaya, termasuk dukungan emosional, pengenalan tanda-tanda risiko, serta akses terhadap layanan kesehatan yang tepat.
Salah satu alasan pencegahan perlu diperhatikan adalah masih adanya stigma terhadap pembicaraan mengenai bunuh diri dan kesehatan mental. Kondisi tersebut dapat membuat seseorang yang sedang mengalami tekanan memilih menyimpan masalahnya sendiri dan enggan mencari pertolongan.
Kepedulian dapat dimulai dengan memperhatikan perubahan pada orang-orang di sekitar. Perubahan suasana hati yang cukup berat, menarik diri dari lingkungan, mengungkapkan perasaan tidak berharga atau tidak memiliki harapan, serta membicarakan keinginan untuk mengakhiri hidup merupakan beberapa tanda yang perlu ditanggapi dengan serius.
Ketika menemukan tanda tersebut, orang terdekat dapat mengajak berbicara di tempat yang tenang dan memberikan kesempatan untuk menyampaikan perasaannya. WHO menyebutkan bertanya secara langsung mengenai pikiran untuk bunuh diri tidak membuat seseorang terdorong melakukan tindakan tersebut, bahkan percakapan dapat membantu mengurangi kecemasan dan membuat seseorang merasa dipahami.
Dukungan juga perlu dilanjutkan dengan mengarahkan seseorang kepada tenaga kesehatan atau profesional kesehatan mental. Jika seseorang berada dalam kondisi yang berisiko segera menyakiti dirinya, jangan dibiarkan sendirian dan segera cari bantuan darurat atau layanan krisis.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....