Menulis Puisi Jadi Cara Generasi Muda Menyuarakan Perasaan

  • 27 Jul 2026 08:08 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Menulis puisi masih menjadi salah satu cara generasi muda menyuarakan perasaan, gagasan, hingga kepedulian terhadap berbagai persoalan sosial. Di tengah perkembangan media digital, puisi tetap diminati karena menjadi ruang berekspresi yang bebas, kreatif, dan mampu menyampaikan pesan dengan cara yang lebih mendalam.

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), Dinda, mengatakan puisi bukan sekadar rangkaian kata indah, tetapi media untuk menyampaikan pengalaman hidup dan pandangan terhadap berbagai persoalan. Menurutnya, puisi memberi kebebasan bagi setiap orang untuk menyampaikan pesan dengan cara yang lebih menyentuh.

"Melalui puisi, kami bisa menyampaikan apa yang dirasakan tanpa harus berbicara panjang lebar. Satu bait puisi kadang mampu menggambarkan perasaan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata biasa," ujar Muhammad Rizki, Senin, 27 Juli 2026.

Sementara itu, Aulia Pelajar SMA di Tanjungpinang menilai perkembangan media sosial justru membuka peluang lebih luas bagi anak muda untuk memperkenalkan karya sastra kepada masyarakat. Banyak penyair muda yang kini membagikan puisi melalui platform digital sehingga lebih mudah dinikmati oleh berbagai kalangan.

"Hari Puisi menjadi pengingat bahwa sastra tetap memiliki tempat di hati generasi muda. Saya berharap semakin banyak mahasiswa dan pelajar yang berani menulis karena puisi bukan hanya tentang keindahan bahasa, tetapi juga tentang menyampaikan gagasan, kritik, dan harapan," kata Aulia.

Momentum Hari Puisi 26 Juli diharapkan dapat mendorong minat literasi di kalangan generasi muda. Selain memperkaya kemampuan berbahasa, menulis puisi juga menjadi sarana melatih kreativitas, kepekaan sosial, serta menumbuhkan keberanian dalam menyampaikan ide secara positif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....