Lonjakan Permintaan Laundry Tanjungpinang jelang Idul Fitri Meningkat
- 18 Mar 2026 20:51 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah, pelaku usaha laundry di Tanjungpinang mulai merasakan lonjakan permintaan layanan yang cukup signifikan. Peningkatan jumlah cucian dari masyarakat mendorong naiknya volume pekerjaan, yang berdampak langsung pada peningkatan pendapatan harian para pelaku usaha di sektor tersebut.
Pemilik Cika Laundry, Niko, mengatakan kondisi ini merupakan fenomena tahunan yang umumnya terjadi sekitar satu pekan sebelum Lebaran. Pada periode tersebut, masyarakat cenderung memanfaatkan jasa laundry untuk menyelesaikan tumpukan pakaian di tengah kesibukan mempersiapkan hari raya.
Dalam kondisi normal, pendapatan harian Cika Laundry berkisar Rp1,2 juta, dengan puncak tertinggi sekitar Rp3 juta yang biasanya hanya terjadi sekali dalam sepekan, terutama pada akhir pekan. Namun, situasi berbeda terjadi menjelang Lebaran.
| Baca juga: Sudah Dibantu, Sekali Nolak Disalahkan |
“Selama periode ini, pendapatan harian cenderung lebih tinggi, yakni antara Rp2 juta hingga Rp3,5 juta per hari,” kata Niko, Rabu, 18 Maret 2026.
Ia menambahkan peningkatan permintaan bahkan sudah mulai terasa sejak sekitar 10 hari sebelum hari raya. Meski demikian, hingga saat ini pihaknya tidak menaikkan tarif layanan.
“Kami tetap mempertahankan harga agar pelanggan tetap nyaman dan tidak terbebani, meskipun permintaan meningkat cukup tajam,” ujarnya.
| Baca juga: Ciri Teman yang Diam-diam Toxic |
Selain itu, Niko juga mengungkapkan bahwa pihaknya harus mengatur waktu kerja lebih maksimal untuk mengimbangi lonjakan order. “Biasanya kami menambah jam operasional dan mengoptimalkan kinerja karyawan agar semua pesanan bisa selesai tepat waktu,” katanya.
Kondisi ini juga dipengaruhi oleh tutupnya sejumlah usaha laundry di sekitar wilayah tersebut saat Lebaran, sehingga pelanggan beralih ke tempat yang masih tetap beroperasi. “Banyak pelanggan baru yang datang karena tempat langganan mereka tutup, jadi kami berusaha memberikan pelayanan terbaik agar mereka bisa kembali lagi setelah Lebaran,” tuturnya.
Dengan kondisi tersebut, periode menjelang Lebaran menjadi momentum penting bagi pelaku usaha laundry untuk meningkatkan pendapatan. Di sisi lain, tingginya permintaan juga mencerminkan kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat dalam mempersiapkan diri menyambut hari kemenangan dengan pakaian yang bersih dan rapi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....