Empat Bus Sekolah di Singkep Belum Beroperasi

  • 10 Mar 2026 11:15 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Lingga - Empat unit bus sekolah milik Pemerintah Kecamatan Singkep saat ini belum dapat dioperasikan. Kendaraan tersebut hanya dalam kondisi standby karena keterbatasan sopir dan anggaran operasional.

Camat Singkep, Agustiar, mengatakan anggaran bahan bakar yang tersedia sangat terbatas. Saat ini hanya digunakan untuk memanaskan mesin secara berkala agar kendaraan tetap terawat.

"Mesin bus dipanaskan dua hari sekali untuk mencegah kerusakan. Langkah itu dilakukan agar kendaraan tetap siap digunakan jika sewaktu-waktu dibutuhkan," kata Agustiar, Selasa 10 Maret 2026.

Sebelumnya, bus sekolah tersebut dioperasikan oleh tenaga harian lepas. Namun sebagian besar sopir kini telah diangkat menjadi PPPK dan tidak lagi bertugas di Kecamatan Singkep.

"Hingga saat ini kami belum ada pengganti yang dapat mengemudikan bus tersebut. Kondisi ini membuat seluruh bus sementara tidak dijalankan," ujarnya.

Agustiar menjelaskan jika hanya satu bus yang dioperasikan dikhawatirkan menimbulkan kecemburuan di masyarakat. Karena itu diputuskan sementara seluruh bus tidak beroperasi.

Meski demikian, pihak kecamatan membuka peluang jika komite sekolah atau pemerintah desa ingin mengelola bus tersebut. Namun hal itu perlu kesiapan dari desa maupun orang tua murid, termasuk terkait operasional.

"Kita kasi peluang jika pihak Desa maupun Komite ingin mengelola bus tersebut, tentunya perlu kesiapan operasional," tuturnya.

Ia juga menyebut kondisi ini tidak terlepas dari defisit anggaran daerah. Sejumlah anggaran harus digeser agar kegiatan pelayanan di kantor kecamatan tetap berjalan.

Pemerintah kecamatan meminta para orang tua murid untuk bersabar. Diharapkan kondisi keuangan daerah ke depan membaik sehingga layanan transportasi sekolah dapat kembali dioperasikan.

Rekomendasi Berita