Arus Mudik di Bandara RHF Tanjungpinang Capai 8.236 Penumpang

  • 23 Mar 2026 20:49 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Arus mudik Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah di Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang tercatat mencapai 8.236 penumpang. Jumlah tersebut merupakan akumulasi penumpang datang dan berangkat dalam periode 13 hingga 22 Maret 2026.

General Manager PT Angkasa Pura Bandara RHF Tanjungpinang, Mohamad Setiadi Dermawan Wakan, mengatakan, angka tersebut menunjukkan peningkatan dibandingkan periode mudik tahun sebelumnya. Total penumpang tahun ini naik sekitar 7,5 persen dibandingkan Idulfitri 2025.

“Total penumpang 8236 orang naik 7,5 persen dari pada tahun 2025,” ujar Mohamad Setiadi Dermawan Wakan, Senin, 23 Maret 2026.

Setiadi menjelaskan, selain peningkatan jumlah penumpang, pergerakan pesawat di Bandara RHF juga mengalami kenaikan signifikan. Tercatat, peningkatan sebesar 22,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, menandakan tingginya mobilitas masyarakat melalui jalur udara.

“Untuk peningkatan rute penerbangan Bandara RHF tertinggi atau sekitar 22,5 persen,” ucapnya.

Setiadi menyebutkan, puncak arus mudik terjadi pada H-2 Lebaran atau 18 Maret 2026, dengan jumlah penumpang mencapai 608 orang dalam satu hari. Kondisi ini menunjukkan tingginya animo masyarakat yang memanfaatkan transportasi udara untuk pulang kampung.

Sementara itu, secara keseluruhan di wilayah Regional 3 Angkasa Pura, jumlah penumpang mencapai 62.499 orang. Dari 11 bandara yang dikelola, Bandara RHF Tanjungpinang mencatat peningkatan rute penerbangan tertinggi, yakni sekitar 22,5 persen.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, pihak bandara juga menambah penerbangan ekstra (extra flight) dari maskapai Batik Air dan Susilo Air pada 14 hingga 19 Maret 2026. Langkah ini dilakukan guna mendukung kelancaran arus mudik.

Ia menambahkan, puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 26 Maret 2026, dengan jumlah penumpang diprediksi mencapai sekitar seribu orang. Penambahan penerbangan ekstra juga direncanakan kembali pada periode arus balik, yakni 26 hingga 28 Maret 2026, guna mengakomodasi kebutuhan masyarakat.

“Puncak arus balik diperkirakan 26 Maret dengan perkiraan total seribuan penumpang,” katanya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....