El Nino Pengaruhi Gelombang Laut Sulut, Aktivitas Pelayaran Diminta Waspada

  • 19 Agt 2026 14:45 WIB
  •  Talaud

RRI.CO.ID, Talaud: Fenomena El Nino disebut turut memengaruhi kondisi gelombang laut di wilayah Sulawesi Utara, termasuk perairan Kepulauan Sangihe dan Talaud. Kondisi tersebut membuat aktivitas nelayan dan pelayaran perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan tinggi gelombang.

Pelaksana Tugas Kepala Kantor UPP Pelabuhan Melonguane, Ckrisno Bowonseet, mengatakan kondisi laut saat ini mengalami perubahan tinggi gelombang sehingga masyarakat yang melakukan aktivitas di laut perlu lebih berhati-hati.

Menurutnya, nelayan maupun pelaku pelayaran diimbau selalu memperhatikan kondisi cuaca dan tinggi gelombang sebelum melakukan perjalanan, dengan mengacu pada informasi resmi dari BMKG.

“Kapal-kapal yang beroperasi diharapkan untuk memperhatikan tinggi gelombang di perairan Sulut,apabila mengalami cuaca buruk segera mengambil Tindakan untuk berlindung,” ujarnya, Rabu 19 Agustus 2026.

Sementara itu, berdasarkan informasi BMKG Maritim Bitung untuk periode 19 Agustus 2026 pukul 08.00 WITA hingga 22 Agustus 2026 pukul 08.00 WITA, angin di wilayah Sulawesi Utara umumnya bertiup dari arah Selatan hingga Barat Daya dengan kecepatan 10 hingga 30 knot.

Kecepatan angin tertinggi berpotensi terjadi di Perairan Minahasa Utara dan Perairan Kepulauan Sitaro. Kondisi tersebut dapat meningkatkan tinggi gelombang di sekitar wilayah perairan.

BMKG juga memprakirakan gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter atau kategori sedang berpeluang terjadi di Perairan Selatan Sulawesi Utara, Perairan Minahasa Utara, Perairan Kepulauan Sitaro, Perairan Kepulauan Sangihe, Perairan Kepulauan Talaud serta Laut Maluku.

Masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna jasa transportasi laut, diimbau tidak mengabaikan perkembangan cuaca maritim serta memastikan kondisi kapal dan keselamatan sebelum berlayar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....