Talaud Siapkan Tenaga Medis RS Pratama Damau
- 30 Mei 2026 06:46 WIB
- Talaud
RRI.CO.ID, Talaud - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud menyiapkan kebutuhan tenaga medis Rumah Sakit Pratama Damau.
Kepala BKPSDM Talaud, Gustaf Attang, mengatakan pemerintah telah menyusun kebutuhan ketenagaan rumah sakit tersebut.
Ia menjelaskan, penyusunan meliputi tenaga kesehatan dan tenaga non-kesehatan untuk pelayanan rumah sakit kelas D Pratama.
“Kami sudah membuat acuan kebutuhan tenaga medis dan non-kesehatan untuk Rumah Sakit Pratama Damau,” ujarnya, “Jumat, 30 Mei 2026.”
Menurutnya, pengisian data tenaga medis sementara terus dilakukan sesuai kebutuhan pelayanan rumah sakit.
Ia mengatakan, kebutuhan itu mencakup dokter, tenaga keperawatan, apoteker, dan tenaga kesehatan lainnya.
Gustaf menuturkan, pemerintah juga menyiapkan pejabat struktural dan pelaksana tugas sementara di rumah sakit tersebut.
“Ada dokter dan Kepala Puskesmas Damau yang sementara didorong merangkap sebagai PLT direktur,” katanya.
Ia menambahkan, sejumlah tenaga kesehatan dari puskesmas juga diperbantukan sementara ke Dinas Kesehatan.
Menurutnya, terdapat dua kepala seksi, satu kepala tata usaha, dan beberapa pejabat fungsional yang telah disiapkan.
Gustaf memastikan pemerintah daerah pada prinsipnya siap menjalankan operasional Rumah Sakit Pratama Damau.
Ia mengakui, kebutuhan tenaga medis belum seluruhnya terpenuhi hingga saat ini.
| Baca juga: Talaud Butuh Mobil Damkar dan Hydran |
Namun, kata dia, pemerintah telah menyusun perangkat kebutuhan tenaga medis sesuai arahan Bupati Talaud.
“Kami memanfaatkan potensi tenaga kesehatan dari RSUD serta Puskesmas Kabaruan dan Mangaran,” ucapnya.
Ia mengatakan, tenaga kesehatan tersebut akan menopang pelayanan UPTD Rumah Sakit Pratama Damau.
Sementara itu, Wakil Bupati Talaud bersama tim Dinas Kesehatan melakukan koordinasi ke Kementerian Kesehatan di Jakarta.
Gustaf menjelaskan, koordinasi itu berkaitan dengan dukungan tenaga dokter yang dapat dibiayai melalui APBN.
“Mudah-mudahan upaya ini berhasil sehingga dapat mengurangi beban belanja pemerintah daerah,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....