Susu Selalu Ada dalam Menu Makanan Sehat
- 14 Sep 2026 22:15 WIB
- Talaud
RRI.CO.ID, Talaud - Susu kerap dipandang sebagai bagian penting dalam menu bergizi karena mengandung sejumlah zat yang diperlukan tubuh. Namun apakah minuman tersebut benar-benar wajib dikonsumsi setiap hari untuk memenuhi kebutuhan nutrisi.
Menurut Kementerian Kesehatan RI, susu memiliki kandungan protein, lemak, karbohidrat, kalsium, vitamin, serta mineral. Kombinasi tersebut membuatnya dapat menjadi salah satu pilihan untuk membantu mencukupi asupan harian terutama sebagai sumber protein dan kalsium.
Meski demikian pola makan sehat tidak bergantung pada satu jenis pangan. Kementerian Kesehatan memasukkan susu dalam kelompok lauk-pauk sebagai sumber protein, bersama ikan, telur, daging, unggas, tahu, tempe, dan kacang-kacangan.
Dengan demikian masyarakat tetap dapat memperoleh protein meskipun tidak mengonsumsi susu. Begitu pula dengan kalsium yang berperan dalam menjaga kekuatan tulang dan gigi. Zat mineral tersebut dapat ditemukan pada sejumlah pangan lain seperti ikan yang dikonsumsi bersama tulangnya, tahu, tempe, kacang-kacangan, dan beberapa sayuran.
Artinya, tidak minum susu secara otomatis bukan berarti seseorang mengalami kekurangan gizi. Kecukupan nutrisi tetap dapat dicapai melalui kombinasi makanan yang bervariasi dan disesuaikan dengan kebutuhan tubuh.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga menekankan pentingnya keberagaman dalam pola makan sehat. Biji-bijian, sayuran, buah, kacang-kacangan, serta protein hewani maupun nabati perlu dikonsumsi secara seimbang.
Kebutuhan setiap individu pun tidak sama. Usia, tingkat aktivitas, serta kondisi tubuh menjadi beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan dalam menentukan pilihan makanan sehari-hari.
Susu tetap dapat dimasukkan ke dalam menu harian apabila sesuai dengan kebutuhan dan kondisi seseorang. Namun konsumsinya tidak seharusnya membuat Anda mengabaikan sayuran, buah, sumber karbohidrat, maupun pangan lain yang menyediakan zat gizi berbeda.
Pada akhirnya menu bergizi bukan ditentukan oleh keberadaan satu makanan tertentu. Prinsip yang lebih penting ialah memilih pangan yang beragam, seimbang, cukup, dan sesuai dengan kebutuhan tubuh.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....