Gangguan Tidur Bisa Jadi Tanda Masalah Jiwa
- 06 Sep 2026 15:58 WIB
- Talaud
RRI.CO.ID, Talaud - Gangguan tidur perlu diperhatikan karena tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik, tetapi juga dapat berhubungan dengan kesehatan jiwa. Kondisi seperti sulit tidur, sering terbangun, atau tidur berlebihan dapat muncul bersamaan dengan masalah psikologis tertentu.
Kementerian Kesehatan RI menjelaskan bahwa gangguan tidur mencakup berbagai kondisi, salah satunya insomnia yang ditandai kesulitan memulai atau mempertahankan tidur. Gangguan tersebut juga dapat disertai kelelahan, tubuh terasa lemas, serta kesulitan berkonsentrasi.
Hubungan antara tidur dan kesehatan jiwa juga didukung penelitian ilmiah. Tinjauan sistematis yang diterbitkan dalam jurnal Sleep menemukan adanya hubungan dua arah antara insomnia dengan kecemasan dan depresi. Artinya, gangguan tidur dapat berkaitan dengan munculnya masalah tersebut sementara kecemasan atau depresi juga dapat mengganggu kualitas tidur.
Penelitian lain yang dipublikasikan melalui PubMed menunjukkan bahwa gangguan tidur memiliki hubungan yang kuat dengan gangguan kecemasan. Gangguan kontinuitas tidur dan berkurangnya waktu tidur ditemukan lebih sering pada kelompok dengan gangguan kecemasan dibandingkan orang yang sehat.
Meski demikian gangguan tidur tidak otomatis berarti seseorang mengalami gangguan kesehatan jiwa. Kondisi tersebut dapat dipengaruhi berbagai faktor, sehingga perlu melihat gejala lain dan dampaknya terhadap aktivitas sehari-hari.
Anda disarankan memperhatikan perubahan pola tidur yang berlangsung terus-menerus terlebih jika disertai perubahan suasana hati, kecemasan, kehilangan minat, atau kesulitan menjalankan aktivitas. Jika kondisi tersebut menetap dan mengganggu kehidupan sehari-hari, konsultasi dengan tenaga kesehatan dapat menjadi langkah yang tepat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....