Pria juga Berisiko Alami Kanker Payudara
- 07 Agt 2026 14:03 WIB
- Talaud
RRI.CO.ID, Talaud – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan bahwa kanker payudara tidak hanya menyerang perempuan tetapi juga dapat terjadi pada pria. Meski kasusnya tergolong jarang, penyakit ini kerap baru terdeteksi saat sudah memasuki stadium lanjut sehingga meningkatkan risiko komplikasi dan kematian.
Mengutip informasi Kemenkes sekitar satu persen dari seluruh kasus kanker payudara di dunia dialami oleh pria. Rendahnya kesadaran bahwa pria juga memiliki jaringan payudara menjadi salah satu penyebab keterlambatan diagnosis.
Risiko kanker payudara pada pria dipengaruhi oleh beberapa faktor di antaranya riwayat genetik, gangguan hormonal yang menyebabkan peningkatan kadar estrogen, obesitas, gangguan fungsi hati, serta paparan radiasi dan konsumsi alkohol berlebihan.
Masyarakat juga diminta mengenali gejala sejak dini seperti munculnya benjolan di sekitar payudara, perubahan pada puting, keluarnya cairan atau darah dari puting, hingga benjolan di area ketiak. Bila kanker telah menyebar penderita dapat mengalami sesak napas, nyeri tulang, sakit kepala, kelelahan, serta kulit dan mata menguning.
Untuk penanganannya, dokter akan menyesuaikan terapi berdasarkan stadium penyakit. Pilihan pengobatan meliputi pembedahan, kemoterapi, radioterapi, terapi hormonal, maupun terapi target. Pada kasus stadium lanjut terapi paliatif diberikan untuk membantu meningkatkan kualitas hidup pasien.
Kemenkes mengimbau pria agar tidak mengabaikan setiap perubahan pada area payudara. Pemeriksaan sedini mungkin dapat meningkatkan peluang keberhasilan pengobatan dan mencegah penyakit berkembang ke stadium yang lebih berat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....