Kenali Manfaat Gizi dan Risiko Konsumsi Ikan Buntal
- 07 Agt 2026 10:53 WIB
- Talaud
RRI.CO.ID,Talaud - Ikan buntal merupakan salah satu jenis ikan laut yang dapat ditemukan di sejumlah perairan Indonesia, termasuk wilayah Kepulauan Talaud. Meski memiliki kandungan protein yang tinggi, masyarakat diimbau untuk tidak mengonsumsinya secara sembarangan karena sebagian besar spesies ikan buntal mengandung racun tetrodotoksin yang sangat berbahaya.
Sejumlah nelayan di Talaud mengaku sesekali menemukan ikan buntal saat melaut. Namun, sebagian besar memilih tidak menjual atau mengonsumsinya karena mengetahui adanya risiko keracunan apabila ikan tersebut tidak diolah dengan benar.
Dari sisi kandungan gizi, daging ikan buntal diketahui mengandung protein, vitamin, dan mineral yang bermanfaat bagi tubuh. Namun, manfaat tersebut hanya dapat diperoleh dari jenis ikan buntal yang aman dan telah diolah oleh tenaga yang memiliki keahlian khusus. Kesalahan dalam proses pembersihan dapat menyebabkan racun tetap tertinggal pada bagian tubuh ikan.
Pakar kesehatan Dari Kemenkes RI menjelaskan bahwa racun tetrodotoksin tidak hilang meskipun ikan dimasak pada suhu tinggi. Gejala keracunan dapat berupa kesemutan pada bibir dan lidah, mual, muntah, kelemahan otot, sesak napas, hingga kelumpuhan yang memerlukan penanganan medis segera.
Masyarakat diimbau untuk lebih memilih ikan laut lain yang aman dikonsumsi, seperti tuna, cakalang, tongkol, atau kembung, yang memiliki kandungan protein dan asam lemak omega-3 tanpa risiko racun seperti pada ikan buntal.
Dengan meningkatnya pemahaman mengenai manfaat gizi sekaligus risiko ikan buntal, masyarakat diharapkan lebih berhati-hati dalam memilih bahan pangan laut dan tidak mengonsumsi ikan buntal tanpa pengetahuan serta penanganan yang memadai. Keselamatan konsumen tetap menjadi prioritas utama dalam memanfaatkan hasil laut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....