Faktor Risiko Epidural Hematoma Perlu Diwaspadai

  • 05 Agt 2026 11:57 WIB
  •  Talaud

RRI.CO.ID, Talaud – Selain disebabkan oleh cedera kepala, terdapat sejumlah faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami epidural hematoma, yaitu kondisi darurat akibat perdarahan di antara tulang tengkorak dan lapisan pelindung otak dikutip dari alodokter.com Rabu, 5 Agustus 2026.

Risiko lebih tinggi dapat terjadi pada orang yang mudah terjatuh, seperti lanjut usia, penderita gangguan berjalan, penyintas stroke, maupun mereka yang mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan. Kondisi tersebut meningkatkan kemungkinan terjadinya benturan pada kepala yang dapat memicu perdarahan.

Penggunaan obat pengencer darah, seperti warfarin, juga dapat meningkatkan risiko karena membuat perdarahan lebih sulit berhenti ketika terjadi cedera. Selain itu, seseorang yang pernah mengalami cedera kepala sebelumnya perlu lebih waspada terhadap kemungkinan terjadinya komplikasi.

Faktor risiko lainnya adalah tidak menggunakan alat pelindung diri saat melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan cedera, seperti berkendara, berolahraga, atau bekerja di proyek konstruksi. Penggunaan helm dan perlengkapan keselamatan lainnya dapat membantu mengurangi risiko cedera kepala yang serius.

Anak-anak berusia di bawah dua tahun juga termasuk kelompok yang rentan mengalami epidural hematoma apabila kepalanya terbentur atau mengalami guncangan keras. Hal ini disebabkan karena tulang tengkorak dan selaput otak pada usia tersebut masih relatif rapuh dan belum berkembang sempurna.

Masyarakat diimbau untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami benturan pada kepala, terutama jika muncul gejala seperti sakit kepala hebat, muntah, mengantuk, atau penurunan kesadaran. Deteksi dan penanganan dini sangat penting untuk mencegah komplikasi yang dapat mengancam jiwa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....