Paparan Asap Sampah Perlu Diwaspadai, Ini Langkah Pencegahannya

  • 07 Jul 2026 12:44 WIB
  •  Talaud

RRI.CO.ID, Talaud - Paparan asap dari pembakaran sampah dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan terutama pada anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita penyakit jantung dan paru-paru. Karena itu Anda perlu mengetahui langkah yang tepat untuk mengurangi risiko dampaknya.

Berdasarkan informasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), tindakan paling penting saat terpapar asap pembakaran sampah adalah menjauh dari sumber pencemaran. Jika kepulan asap masuk ke dalam rumah, Anda disarankan menutup pintu dan jendela serta membatasi aktivitas di luar ruangan.

Selain itu hindari kegiatan yang dapat memperburuk kualitas udara di dalam rumah seperti merokok, membakar obat nyamuk, menyalakan lilin, maupun memasak yang menghasilkan banyak asap.

Apabila terpaksa beraktivitas di luar saat kondisi udara tercemar penggunaan respirator yang menutup rapat seperti masker N95 atau P100 dapat membantu mengurangi paparan partikel berbahaya. WHO juga menyebut pembersih udara portabel dapat dimanfaatkan untuk menurunkan konsentrasi partikel di dalam ruangan.

Anda juga perlu memperhatikan sisa abu hasil pembakaran. Pembersihan sebaiknya dilakukan menggunakan kain atau pel basah agar partikel tidak kembali beterbangan ke udara. Kelompok rentan dianjurkan menjauhi lokasi yang masih dipenuhi asap maupun abu.

WHO mengingatkan agar segera mencari pertolongan medis apabila muncul gejala seperti sesak napas, mengi, nyeri dada, batuk berat, pusing, bibir membiru, tubuh terasa sangat lemah, atau serangan asma yang tidak membaik setelah menggunakan obat.

Pada anak-anak tanda bahaya yang perlu diwaspadai meliputi napas cepat, kesulitan minum, kondisi tubuh yang tampak lemas, serta tarikan napas yang terlihat berat. Kondisi tersebut memerlukan pemeriksaan tenaga kesehatan sesegera mungkin.

Menurut WHO asap dari pembakaran sampah berpotensi lebih berbahaya dibandingkan asap kayu karena berasal dari campuran berbagai material. Selain menghasilkan partikel halus proses pembakaran dapat melepaskan karbon monoksida, senyawa organik volatil, hidrokarbon aromatik polisiklik, hingga zat beracun seperti dioksin, furan, logam berat, dan gas iritan.

Karena itu pengelolaan sampah yang tepat menjadi langkah penting untuk melindungi kesehatan Anda sekaligus menjaga kualitas lingkungan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....