Mengenal Asal Usul dan Sejarah Desa Taduwale di Kepulauan Talaud
- 04 Okt 2026 16:07 WIB
- Talaud
RRI.CO.ID, Talaud - Desa Taduwale merupakan salah satu desa berada di Kecamatan Damau, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara.
Desa ini tidak hanya menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Talaud saat ini, tetapi juga memiliki jejak sejarah yang cukup panjang dalam perjalanan Kepulauan Talaud.
Dalam sejumlah catatan sejarah, nama Taduwale ditemukan dengan beberapa bentuk penulisan lama. Pada tahun 1689, Taduwale disebut dengan nama Towadebale dan tercatat sebagai salah satu negeri dalam perkembangan jemaat Protestan di Pulau Kabaruan.
Catatan tersebut menunjukkan bahwa Taduwale telah dikenal sebagai sebuah komunitas permukiman sejak lebih dari tiga abad lalu.
Sejarah juga mencatat bahwa pada masa pemerintahan tradisional,Desa Taduwale merupakan bagian dari landschap Toade-Waleh. Wilayah tersebut mencakup beberapa negeri atau wilayah bagian, di antaranya Pangeran, Panulan, Betawa, Pereh atau Peret, Damau, Ehasseh, Pantu dan Hiurang.
Dalam catatan mengenai para pemimpin negeri di Talaud, Taduwale juga disebut memiliki dua raja, yakni Tatengken dan Buala.
Perkembangan kehidupan masyarakat Taduwale juga berkaitan dengan sejarah pendidikan dan keagamaan di Kepulauan Talaud. Pada tahun 1695, catatan sejarah menyebut adanya sekolah dan gereja di wilayah jemaat Kabaruan yang mencakup Towadebale dan Mangare.
Sementara pada tahun 1705, Taduwale dicatat memiliki sekitar 1.020 orang Kristen dengan sebuah sekolah yang memiliki 90 murid, termasuk 20 murid perempuan.
Memasuki awal abad ke-20, keberadaan pendidikan di Taduwale terus tercatat. Sumber sejarah menyebut bahwa pada tahun 1915, Taduwale termasuk sejumlah wilayah di Talaud yang telah memiliki sekolah yang mendapat subsidi.
Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan telah menjadi bagian dari perkembangan masyarakat setempat sejak masa tersebut.
Saat ini, Taduwale telah menjadi desa di Kecamatan Damau, Kabupaten Kepulauan Talaud. Data pemerintah juga mencatat keberadaan SD Negeri Inpres Taduwale di desa tersebut. Kehidupan masyarakat Taduwale hingga kini juga memiliki keterkaitan erat dengan sektor kelautan.
RRI pada Agustus 2026, misalnya, memberitakan aktivitas nelayan asal Taduwale yang mengolah hasil tangkapan menjadi ikan garam sebagai salah satu sumber ekonomi keluarga.
Sejak sejarah panjang tersebut menjadi bagian penting dari identitas Desa Taduwale. Dari sebuah negeri yang telah tercatat dalam sumber sejarah sejak abad ke-17 hingga menjadi desa dalam pemerintahan Kabupaten Kepulauan Talaud saat ini.
Taduwale menyimpan perjalanan masyarakat, pendidikan, keagamaan, dan kehidupan pesisir yang terus berkembang dari generasi ke generasi.
Dengan mengenal sejarah Taduwale, masyarakat terutama generasi muda diharapkan dapat semakin menghargai warisan sejarah dan budaya daerah, sekaligus ikut menjaga cerita serta tradisi yang menjadi bagian dari identitas desa.
( Catatan sejarah yang mengutip Valentijn menyebut Taduwale dengan bentuk nama lama “Towadebale”. Pada 1695, Towadebale dan Manare disebut sebagai dua negeri dalam jemaat Kabaruan.)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....