Menembus Sungai dan Perbukitan Talaud, TNI Wujudkan Asa Energi Makatara
- 07 Agt 2026 10:55 WIB
- Talaud
RRI.CO.ID, TALAUD – Di garis terdepan beranda utara Negara Kesatuan Republik Indonesia, deru langkah para prajurit TNI bergema menembus belantara Kabupaten Kepulauan Talaud. Kamis 6 Agustus 2026 menjadi saksi bisu perjuangan tanpa lelah dalam pelaksanaan Karya Bhakti Skala Besar.
Tanpa mengenal surut, Perwira Menengah LO Kodam XIII/Merdeka Kolonel Pas Mores Bonte bersama Waaster Kodam XIII/Merdeka Letkol Inf Sigfried Panaha turun langsung memimpin barisan. Mereka bahu-membahu melangkah bersama para prajurit menyusuri medan menantang, melintasi belukar, dan menerjang arus sungai demi mengemban satu misi mulia: menghadirkan terang bagi masyarakat perbatasan.
Perjalanan menuju titik pembangunan bukanlah lintasan yang ramah. Demi menjangkau lokasi di Air Terjun Desa Makatara, Kecamatan Beo Utara, para prajurit harus menempuh jarak sejauh 2.950 meter dari jalan raya utama. Waktu tempuh selama 56 menit diisi dengan cucuran keringat dan helaan napas berat, menembus hutan, perkebunan, serta mendaki perbukitan.
Namun, beratnya beban material yang dipanggul di atas pundak sama sekali tak melunturkan nyali. Semangat membara dan kebersamaan antara perwira dan prajurit menjadi bahan bakar utama untuk terus melangkah pantang menyerah, mengalahkan rasa lelah demi bakti nyata kepada rakyat.
Di balik kemegahan air terjun tujuh tingkat yang tersembunyi perkasa di perbukitan Makatara, sebuah penopang energi baru kini tengah dilahirkan. Potensi alam yang melimpah dirajut menjadi karya guna melalui pembangunan Micro Hydro Generator berkapasitas 30.000 KPh.
Gemuruh air terjun bertingkat yang dahulunya hanya menjadi irama sunyi di tengah belantara, kini disulap menjadi harapan baru yang akan mengalirkan daya kehidupan. Pembangunan ini bukan sekadar pengerjaan fisik semata, melainkan manifestasi dari kemanunggalan TNI dan rakyat dalam mengoptimalkan kekayaan alam demi kemandirian energi desa.
"Karya bhakti ini memancarkan pesan kuat bahwa keberadaan TNI di pelosok Nusantara tidak hanya menjaga kedaulatan tanah air, tetapi juga hadir membawa solusi, membangun masa depan, serta mengukir senyum kebahagiaan di wajah saudara sebangsa di benteng terluar Indonesia."
Keringat yang menetes di sepanjang jalur Makatara adalah simbol pengabdian tulus prajurit patriotik di perbatasan negeri. Ketika pasokan listrik kelak menerangi pemukiman warga, setiap watt energi yang terpancar akan membawa cerita tentang perjuangan melintasi gunung dan lembah demi kesejahteraan masyarakat Talaud.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....