Polisi dan Lintas Sektor Bahu Membahu Padamkan Api Karhutlah Damau
- 07 Sep 2026 12:25 WIB
- Talaud
RRI.CO.ID, Talaud - Kebakaran hutan dan lahan melanda kawasan kebun Buwun, Harubewa, serta Mahalaca di Desa Birang, Kecamatan Damau, dan sempat meluas hingga mengarah ke perkebunan Desa Ighik. Peristiwa ini berawal pada Jumat, 4 September 2026 pagi, ketika Kapolsek Kabaruan IPDA Andika Eka Putra Amisi, S.H. menerima laporan dari Camat Damau Lydia S. Tumalang, S.Sos.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan yang terdiri dari Kapolsek Kabaruan, Dan Pos Pam Puter Kabaruan Kapten Inf. Dedy Wahyudi, Camat Damau, personil Polsek, personil Pam Puter Pulau Kabaruan, serta masyarakat setempat langsung terjun ke lokasi untuk melakukan penanganan.
Berdasarkan keterangan saksi Costan Elias Maitulung, warga Desa Damau berumur 52 tahun, dirinya sempat membakar sampah di samping rumah kebunnya pada Kamis, 3 September 2026 sore. Saksi meyakini api telah padam saat ditinggalkan, namun saat kembali ke lokasi pada Jumat pagi, area perkebunan sudah dalam kondisi terbakar hebat. Saksi kemudian segera meminta bantuan warga Desa Birang dan Desa Damau untuk membantu penanganan awal.
Upaya pemadaman maraton yang melibatkan petugas dan warga akhirnya membuahkan hasil. Pada Minggu, 6 September 2026 sore pukul 17.00 WITA, kobaran api berhasil dipadamkan sepenuhnya. Meski demikian, tim gabungan di lapangan tetap disiagakan untuk mengantisipasi potensi munculnya titik api baru akibat angin kencang serta minimnya sumber air di sekitar lokasi bekas kebakaran.
Dampak kebakaran merusak sekitar 100 hektar lahan pertanian yang ditanami kelapa, cengkih, dan pala milik puluhan warga di beberapa lokasi, termasuk area perkebunan Simuang dan lingkungan perkebunan batas Desa Ighik.
Kerugian materiil akibat musibah ini ditaksir mencapai kurang lebih 250 juta rupiah.
Kapolsek Kabaruan IPDA Andika Eka Putra Amisi, S.H. menegaskan bahwa kebakaran dipicu oleh kelalaian warga saat membuat api yang ditinggalkan tanpa pengawasan di tengah cuaca kemarau panjang.
" Kami selalu mengimbau masyarakat agar tidak membakar lahan atau membuka perkebunan dengan api, mengingat rumput kering dan angin kencang sangat berpotensi memicu kebakaran susulan yang cepat meluas,"katanya
Petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan area, mencatat data para korban terdampak, serta mengumpulkan keterangan dari para saksi guna penanganan lebih lanjut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....