TNI AD Resmikan Jembatan Garuda Bantu Konektivitas Talaud

  • 13 Agt 2026 14:56 WIB
  •  Talaud

RRI.CO.ID, Talaud - Wujud nyata pengabdian TNI Angkatan Darat kepada masyarakat kembali terbukti di perbatasan utara Indonesia. Bertempat di Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, dua infrastruktur vital berupa Jembatan Perintis Garuda Tilongan Bulude dan Jembatan Perintis Garuda Kalongan secara resmi mulai beroperasi.

Acara peresmian yang berlangsung meriah pada Kamis (13/8/2026) pukul 11.01 WITA ini digelar secara serentak dan terhubung langsung melalui fasilitas video conference bersama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Kehadiran fasilitas penyeberangan baru ini menjadi angin segar bagi warga Desa Bulude di Kecamatan Kabaruan serta Desa Kalongan di Kecamatan Kalongan, yang selama ini mendambakan akses transportasi darat yang lebih aman, kokoh, dan memadai.

Prosesi peresmian tersebut dihadiri oleh jajaran pejabat Kodim 1312/Talaud, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, hingga warga setempat yang antusias menyambut selesainya pembangunan.

Kasdim 1312/Talaud Kapten Inf Yofano Mamangkey hadir mewakili jajaran komando distrik militer, didampingi oleh Kepala Dinas D3APMD Steven Heiner Maarisit, Camat Kabaruan Hendry Tarumingi, Camat Kalongan Pithein Naolana, Danramil 1312-02/Lirung Kapten Inf Lahasanmasa, serta Danramil 1312-01/Kabaruan Lettu Inf Zelzius Tahulending.

Rangkaian acara dibuka dengan sambutan hangat pembawa acara, lalu dilanjutkan laporan resmi dari Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak bersama Kapolri Jenderal Polisi Sigit Prabowo, serta pemutaran video dokumenter yang merekam ragam aksi pengabdian prajurit di berbagai pelosok nusantara.

Dalam amanatnya, Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pimpinan serta seluruh prajurit TNI dan Polri yang tiada henti mengabdi demi kemajuan daerah terpencil. Presiden menegaskan filosofi mendasar bahwa TNI dan Polri merupakan milik rakyat, berjuang demi kesejahteraan rakyat, dan akan selalu manunggal bersama rakyat.

Pembangunan kedua jembatan ini menjadi bukti konkret dedikasi tersebut dalam membuka isolasi kawasan kepulauan. Kehadiran sarana perintis ini tidak hanya memperlancar mobilitas harian warga dan anak sekolah, tetapi juga diyakini mampu memotong biaya logistik serta memicu pertumbuhan ekonomi lokal masyarakat Talaud secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....