Sejarah Hari Yoga Internasional dan Manfaatnya Bagi Kesehatan
- 20 Jun 2026 20:32 WIB
- Talaud
RRI.CO.ID, Talaud – Hari Yoga Internasional yang diperingati setiap 21 Juni menjadi momentum global untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan fisik, mental, dan spiritual melalui praktik yoga yang telah dikenal selama ribuan tahun.
Peringatan ini dirayakan di berbagai negara melalui beragam kegiatan, mulai dari kelas yoga massal, sesi meditasi, hingga kampanye gaya hidup sehat. Hari Yoga Internasional juga menjadi ajakan bagi masyarakat untuk meluangkan waktu berlatih yoga, mencoba gerakan baru, atau sekadar melakukan latihan pernapasan guna menjaga keseimbangan tubuh dan pikiran.
Popularitas yoga yang terus berkembang di berbagai belahan dunia tidak terlepas dari sejarah panjang praktik tersebut yang berasal dari India. Laman National Today menyebutkan, yoga merupakan praktik kuno yang telah ada sekitar 5.000 tahun lalu. Pada awalnya, yoga dikembangkan sebagai sarana untuk menyelaraskan pikiran, tubuh, dan jiwa dalam upaya mencapai ketenangan serta pencerahan spiritual.
Seiring perkembangan zaman, yoga tidak hanya dikenal sebagai bagian dari tradisi spiritual, tetapi juga menjadi aktivitas yang banyak dilakukan untuk menjaga kebugaran tubuh dan mengurangi stres. Berbagai penelitian juga menunjukkan bahwa yoga dapat membantu meningkatkan fleksibilitas, kekuatan otot, serta mendukung kesehatan mental melalui teknik relaksasi dan meditasi yang menyertainya.
Penetapan Hari Yoga Internasional bermula dari usulan Perdana Menteri India, Narendra Modi, dalam pidatonya di Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 27 September 2014. Usulan tersebut kemudian mendapat dukungan luas dari negara-negara anggota PBB.
Melalui resolusi yang diajukan oleh Duta Besar India untuk PBB saat itu, Asoke Kumar Mukerji, tanggal 21 Juni resmi ditetapkan sebagai Hari Yoga Internasional. Resolusi tersebut memperoleh dukungan dari 177 negara, menjadikannya salah satu resolusi dengan jumlah pendukung terbanyak dalam sejarah PBB.
Tanggal 21 Juni dipilih karena bertepatan dengan titik balik matahari musim panas atau summer solstice di belahan bumi utara, yakni hari dengan durasi siang terpanjang dalam setahun. Dalam sejumlah tradisi, momen tersebut dianggap memiliki makna khusus yang berkaitan dengan keseimbangan dan harmoni.
Perayaan Hari Yoga Internasional pertama berlangsung pada 21 Juni 2015 di New Delhi, India. Kegiatan tersebut diikuti oleh hampir 36.000 peserta, termasuk Perdana Menteri Narendra Modi dan sejumlah tokoh dari berbagai negara. Para peserta melakukan 21 gerakan atau asana yoga secara bersama-sama selama sekitar 35 menit.
Sejak saat itu, Hari Yoga Internasional terus diperingati setiap tahun di berbagai negara sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan fisik, mental, dan emosional. Peringatan ini tidak hanya menjadi ajang olahraga bersama, tetapi juga pengingat akan pentingnya menjaga keseimbangan hidup di tengah berbagai tantangan kehidupan modern melalui praktik yoga yang menyehatkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....