Hari Juggling Sedunia Rayakan Seni Ketangkasan Mendunia
- 20 Jun 2026 11:10 WIB
- Talaud
RRI.CO.ID, Talaud - Hari Juggling Sedunia diperingati setiap tahun pada Sabtu yang berdekatan dengan 17 Juni. Peringatan ini menjadi momen untuk mengenalkan seni juggling yang telah bertahan selama ribuan tahun dan berkembang menjadi bagian dari pertunjukan serta hiburan di berbagai negara.
Juggling merupakan keterampilan memainkan beberapa benda secara bersamaan dengan cara dilempar dan ditangkap secara berulang. Meski terlihat sederhana, seni ini membutuhkan konsentrasi, koordinasi tubuh, serta latihan yang konsisten untuk menguasai berbagai tekniknya.
Menurut laman National Today, Hari Juggling Sedunia pertama kali diperingati pada 1995 atas inisiatif International Juggling Association (IJA), organisasi yang sejak 1947 aktif mempromosikan dunia juggling dan seni pertunjukan terkait.
Seiring perkembangannya, peringatan yang awalnya dikenal sebagai Hari Juggling Nasional kemudian berubah menjadi Hari Juggling Sedunia. Perubahan nama tersebut dilakukan untuk mencerminkan semakin luasnya minat masyarakat dunia terhadap keterampilan tersebut.
Sejarah juggling sendiri diperkirakan telah dimulai sejak ribuan tahun lalu. Sejumlah sejarawan meyakini praktik juggling sudah dikenal sekitar 2000 Sebelum Masehi. Salah satu bukti tertua ditemukan pada lukisan dinding di kompleks makam Beni Hasan, Mesir Kuno, yang menggambarkan aktivitas melempar dan menangkap beberapa benda secara bersamaan.
Catatan mengenai seni serupa juga ditemukan dalam sejarah Tiongkok kuno. Salah satu kisah yang sering dikaitkan dengan juggling adalah cerita tentang Xiong Yiliao, seorang prajurit pada masa pemerintahan Raja Zhuang dari Chu sekitar abad ke-7 Sebelum Masehi. Ia dikenal memiliki kemampuan memainkan beberapa benda di udara yang membuat lawan-lawannya terkesan.
Selain di Mesir dan Tiongkok, seni juggling juga berkembang di Yunani dan Romawi Kuno. Pada masa itu, para pemain keliling memanfaatkan keterampilan mereka untuk menghibur masyarakat sekaligus mencari penghasilan. Bukti keberadaan seni tersebut dapat ditemukan pada berbagai artefak sejarah seperti lukisan, vas, koin, dan relief bangunan kuno.
Hingga kini, juggling tidak hanya menjadi bagian dari pertunjukan sirkus, tetapi juga berkembang sebagai aktivitas rekreasi, olahraga keterampilan, hingga sarana hiburan yang digemari berbagai kalangan.
Peringatan Hari Juggling Sedunia menjadi kesempatan bagi para pegiat seni maupun masyarakat untuk mencoba keterampilan baru, berbagi pengalaman, dan melestarikan salah satu bentuk seni pertunjukan yang telah bertahan selama ribuan tahun.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....