Hari Keselamatan Kerja Sedunia Tekankan Pentingnya Lingkungan Aman

  • 28 Apr 2026 11:46 WIB
  •  Talaud

RRI.CO.ID, Talaud - Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja Sedunia diperingati setiap tanggal 28 April. Peringatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran global akan pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan layak bagi seluruh pekerja. Isu keselamatan kerja terus menjadi perhatian dunia, mengingat masih tingginya angka kecelakaan dan penyakit akibat kerja.

Berdasarkan data global, kecelakaan kerja dan penyakit terkait pekerjaan masih menyebabkan jutaan korban jiwa setiap tahunnya. Kondisi ini menunjukkan perlunya upaya serius dan berkelanjutan dalam memperkuat sistem perlindungan tenaga kerja, termasuk melalui kebijakan, pengawasan, serta edukasi yang tepat.

Dilansir dari National Today, sejarah Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja Sedunia tidak lepas dari peran International Labour Organization (ILO), yang pada tahun 2003 menetapkan tanggal 28 April sebagai hari peringatan resmi. Penetapan ini bertujuan untuk mendorong terciptanya budaya kerja yang lebih aman melalui keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, pengusaha, serikat pekerja, hingga sektor kesehatan masyarakat.

ILO menekankan bahwa kolaborasi antar pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menekan angka kecelakaan kerja. Dengan adanya dialog sosial yang aktif dan partisipatif, setiap kebijakan dan langkah yang diambil diharapkan mampu memberikan perlindungan optimal bagi para pekerja di berbagai sektor.

Data Natioal Today menunjukkan, setiap harinya ribuan pekerja di seluruh dunia meninggal akibat kecelakaan kerja maupun penyakit yang berhubungan dengan pekerjaan. Dalam setahun, jumlah tersebut mencapai jutaan kasus. Angka ini menjadi pengingat bahwa aspek keselamatan dan kesehatan kerja masih memerlukan perhatian serius dari semua pihak.

Peringatan Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja Sedunia juga menjadi ajang untuk memperkuat komitmen dalam menciptakan solusi berkelanjutan. Lingkungan kerja yang aman dan inklusif diharapkan mampu mendorong pekerja untuk lebih terbuka dalam menyampaikan aspirasi maupun kekhawatiran terkait kondisi kerja.

Melalui berbagai kegiatan seperti seminar, kampanye, hingga publikasi laporan, ILO bersama mitra global terus mengajak seluruh pihak untuk meningkatkan standar keselamatan kerja. Upaya ini diharapkan dapat menekan angka kecelakaan, penyakit akibat kerja, serta menciptakan kesejahteraan bagi pekerja di seluruh dunia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....