Hari Buku Sedunia Tingkatkan Minat Baca dan Literasi Global
- 22 Apr 2026 13:04 WIB
- Talaud
RRI.CO.ID, Talaud – Hari Buku Sedunia yang diperingati setiap 23 April menjadi momentum untuk mendorong minat baca serta meningkatkan literasi masyarakat di seluruh dunia. Peringatan ini diinisiasi oleh UNESCO sebagai bentuk apresiasi terhadap buku dan peran pentingnya dalam memperluas wawasan serta pengetahuan manusia.
UNESCO mencatat, peringatan ini dirayakan di lebih dari 100 negara sebagai ajakan untuk menumbuhkan kebiasaan membaca sejak dini. Membaca tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga terbukti memberikan manfaat besar, seperti meningkatkan kemampuan bahasa, memperluas kosakata, serta memperdalam pemahaman terhadap berbagai budaya di dunia.
Di era digital, aktivitas membaca dapat dilakukan melalui berbagai media, baik buku cetak maupun perangkat elektronik. Meski demikian, peran orang tua dan pendidik tetap penting dalam membimbing anak agar mampu menyaring informasi yang diperoleh, terutama dari sumber daring. Pendampingan ini dinilai penting untuk memastikan anak memperoleh pengetahuan yang tepat dan bermanfaat.
Secara historis, Library of Congress menjelaskan bahwa perkembangan buku telah melalui perjalanan panjang. Pada masa awal, manusia menggunakan media seperti tablet tanah liat, papirus, hingga perkamen sebagai sarana menulis. Transformasi besar terjadi pada abad ke-15 setelah ditemukannya mesin cetak, yang membuat buku lebih mudah diproduksi dan diakses oleh masyarakat luas.
Penetapan 23 April sebagai Hari Buku Sedunia juga memiliki nilai historis. Tanggal ini dipilih karena bertepatan dengan hari wafat sejumlah tokoh sastra dunia, seperti William Shakespeare dan Inca Garcilaso de la Vega. Momentum ini menjadi simbol pentingnya kontribusi para penulis dalam perkembangan literasi global.
Meski demikian, beberapa negara memiliki tanggal perayaan yang berbeda sesuai dengan kebijakan masing-masing. Namun, tujuan utamanya tetap sama, yakni meningkatkan minat baca serta menumbuhkan kecintaan terhadap buku di kalangan masyarakat.
Dengan peringatan ini, diharapkan masyarakat semakin menyadari pentingnya membaca sebagai jendela dunia, sekaligus menjadikan buku sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari dalam membangun generasi yang cerdas dan berwawasan luas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....