Hari Global Akhiri Pelecehan Seksual Anak, Tingkatkan Kesadaran Publik

  • 10 Apr 2026 15:46 WIB
  •  Talaud

RRI.CO.ID, Talaud – Setiap tanggal 11 April diperingati sebagai Hari Global untuk Mengakhiri Pelecehan Seksual Anak. Momentum ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dunia terhadap kejahatan seksual pada anak sekaligus mendorong terbentuknya lingkungan yang aman dan melindungi mereka.

Nationa Today mencatat, peringatan ini digagas oleh The Innocence Revolution, sebuah organisasi internasional yang fokus pada upaya pencegahan kekerasan seksual terhadap anak. Organisasi tersebut didirikan oleh Jill Starishevsky dan Tom Scales. Sejak pertama kali diselenggarakan pada 2013, berbagai kegiatan edukasi dan kampanye telah dilakukan di puluhan negara guna memperkuat perlindungan terhadap anak.

Upaya perlindungan anak sebenarnya telah dimulai sejak lama. Pada abad ke-19, organisasi perlindungan anak pertama di dunia, New York Society for the Prevention of Cruelty to Children, didirikan sebagai respons atas kasus kekerasan terhadap seorang anak bernama Mary Ellen Wilson. Kasus tersebut menarik perhatian publik setelah diungkap oleh Etta Wheeler yang kemudian meminta bantuan Henry Bergh untuk menyelamatkan korban.

Peristiwa itu menjadi titik awal lahirnya berbagai lembaga perlindungan anak di berbagai negara. Hingga awal abad ke-20, ratusan organisasi non-pemerintah mulai bermunculan, disusul dengan pembentukan sistem peradilan anak di sejumlah wilayah, termasuk pengadilan anak pertama di Chicago pada 1899.

Seiring waktu, perhatian terhadap kesejahteraan anak semakin meningkat. Pemerintah Amerika Serikat membentuk lembaga khusus, Federal Children’s Bureau, pada 1912 untuk menangani isu-isu terkait anak dan keluarga. Selain itu, kebijakan seperti Undang-Undang Sheppard-Towner turut memberikan dukungan layanan kesehatan bagi ibu dan anak pada awal abad ke-20.

Memasuki pertengahan abad ke-20, peran pemerintah dalam perlindungan anak semakin diperkuat melalui regulasi dan layanan sosial. Kesadaran publik terhadap kasus kekerasan anak meningkat signifikan pada 1960-an, salah satunya dipicu oleh publikasi ilmiah dari Henry Kempe mengenai fenomena kekerasan terhadap anak yang kemudian dikenal luas.

Kini, peringatan Hari Global untuk Mengakhiri Pelecehan Seksual Anak menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk lebih peduli dan berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi anak-anak. Edukasi, pengawasan, serta keberanian untuk melaporkan kasus menjadi langkah penting dalam upaya pencegahan kekerasan terhadap anak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....