Hari Parfum Internasional, Kenali Sejarah dan Jenisnya
- 14 Apr 2026 08:17 WIB
- Talaud
RRI.CO.ID, Talaud – Setiap tanggal 14 April diperingati sebagai Hari Parfum. Momen ini menjadi kesempatan bagi para pecinta wewangian untuk mengenal lebih dalam tentang parfum, mulai dari jenis, komposisi, hingga cara penggunaannya.
Parfum tidak hanya berfungsi sebagai penambah aroma tubuh, tetapi juga menjadi bagian dari gaya hidup dan identitas seseorang. Beragam pilihan seperti eau de parfum, eau de toilette, hingga extrait menawarkan karakter aroma yang berbeda sesuai kebutuhan dan preferensi.
Sejarah Parfum
Secara historis, Nationl Today mecatat penggunaan parfum telah dikenal sejak ribuan tahun lalu. Istilah parfum berasal dari bahasa Latin “per fumum” yang berarti “melalui asap”. Pada masa awal, wewangian digunakan dalam bentuk dupa, khususnya dalam ritual keagamaan di peradaban Mesir kuno.
Seiring perkembangan zaman, parfum dibuat dari campuran minyak esensial, senyawa aromatik, alkohol, serta air. Perbandingan antara minyak esensial dan alkohol menjadi faktor utama yang menentukan kekuatan serta ketahanan aroma parfum.
Jenis Parfum
Berdasarkan konsentrasinya, parfum terbagi dalam beberapa jenis. Parfum murni atau extrait memiliki kandungan minyak esensial paling tinggi, berkisar 20 hingga 30 persen. Sementara itu, eau de parfum mengandung sekitar 15 hingga 20 persen, eau de toilette sekitar 5 hingga 15 persen, eau de cologne 2 hingga 4 persen, serta eau fraîche dengan kadar paling ringan, yakni 1 hingga 3 persen.
Selain jenis, parfum juga dikenal memiliki tiga lapisan aroma. Lapisan pertama adalah top notes, yaitu aroma yang langsung tercium saat parfum disemprotkan, umumnya segar seperti jeruk atau herbal. Selanjutnya adalah middle notes atau inti aroma yang muncul setelah beberapa saat, biasanya didominasi wangi floral. Terakhir, base notes merupakan aroma yang bertahan paling lama dan memberikan karakter mendalam pada parfum.
Dengan memahami jenis dan karakteristik parfum, masyarakat dapat memilih serta menggunakan wewangian secara lebih optimal sesuai kebutuhan. Peringatan Hari Parfum juga menjadi pengingat bahwa aroma tidak hanya soal keharuman, tetapi juga bagian dari ekspresi diri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....