AI Merambah Dunia Musik Daerah, Thomtars: Kata Tidak Sesuai dengan Aslinya

  • 07 Jul 2026 14:33 WIB
  •  Takengon

RRI.co.id, Redelong – Teknologi Artificial Intelligence (AI) saat ini tengah marak digunakan dalam segala lini, baik pendidikan, dunia usaha bahkan merambah ke dunia seni.

Plt. Kepala Dinas Pariwisata Bener Meriah Sukri Thomtars menyebut dirinya tidak keberatan dengan keberadaan teknologi yang dapat memudahkan semua pekerjaan.

Hanya saja, Ia menyayangkan penggunaannya pada pembuatan atau penggarapan ulang musik daerah seperti lagu Gayo. Menurutnya, banyak artikulasi Bahasa yang tidak sesuai dengan dialek aslinya.

"Kami berharap KPI memperhatikan hal seperti ini, karena ini bisa sangat merugikan bahkan merusak bahasa ibu dari Daerah yang dimaksud, Saya pikir bukan hanya Gayo tetapi Daerah lain juga Saya yakin terjadi hal serupa," keluh Sukri.

Pengawasan penggunaan AI terhadap konten seni dan budaya Daerah timpalnya harus menjadi perhatian serius agar generasi selanjutnya dapat mempertahankan keaslian karya dan budaya Daerah.

Menurut pantauannya, saat ini banyak konten kreator yang membuat ulang lagu gayo lawas menggunakan AI namun dialeknya sangat tidak sesuai dengan bahasa asli dari lagu tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....