Khalisudin Lolos Sepuluh Besar Dewan Perwakilan Daerah Award
- 30 Sep 2025 08:12 WIB
- Takengon
KBRN, Takengon: Sosok Khalisuddin kembali menorehkan prestasi membanggakan untuk Tanah Gayo. Pelopor wisata arung jeram di Aceh Tengah itu berhasil masuk dalam daftar 10 besar terbaik kategori Pariwisata dan Kebudayaan pada ajang Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Award 2025. Informasi ini diumumkan melalui akun resmi Instagram DPD RI @dpdri pada Senin (29/9/2025).
Ajang bergengsi ini diikuti oleh 184 peserta dari seluruh Indonesia. Melalui proses penilaian yang ketat, Khalisuddin berhasil menembus nominasi terbaik dan akan bersaing menuju tiga besar. Penilaian sendiri dilakukan berdasarkan profil tokoh serta rekam jejak digital masing-masing kandidat.
Baca: Operator Wisata Arung Jeram Siap Gandeng UMKM Aceh Tengah
Nama Khalisuddin kini sejajar dengan sejumlah tokoh nasional lain seperti Ali Imron (Sumatera Utara), Cecef Arif Rahman (Jawa Barat), Dani Fazli (Bengkulu), GKR Bendara (DI Yogyakarta), hingga Wayan Udiana (Bali). Persaingan ini menegaskan bahwa kiprah Khalisuddin mendapat perhatian di tingkat nasional.
Sebagai sosok multisektoral, kiprah Khalisuddin tak hanya berhenti di wisata arung jeram. Ia dikenal sebagai jurnalis, aktivis lingkungan, penggiat seni budaya, sekaligus pegiat olahraga. Berbagai gagasan yang ia cetuskan seperti Festival Musik Bambu, Festival Danau Lut Tawar, dan Takengon Rafting Festival telah menjadi agenda populer di Aceh Tengah.
Baca juga: Koperasi Syariah Alam Gayo Kembangkan Wisata Ramah Disabilitas
Perjalanan panjangnya di dunia arung jeram dimulai sejak 2009. Pada 2018, ia bahkan mendirikan Koperasi Jasa Syariah Wisata Alam Gayo yang kini menaungi enam operator arung jeram. Koperasi ini mempekerjakan ratusan karyawan dan mendorong pariwisata berbasis masyarakat.
Masyarakat Aceh Tengah menaruh harapan besar agar Khalisuddin bisa melaju ke 3 besar DPD Award 2025. Jika berhasil, prestasi ini diyakini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Gayo untuk terus berkreasi, mengembangkan potensi daerah, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Baca: Kadispar Aceh Tengah, Jaga Kualitas Layanan Wisata Arung Jeram